Apa Itu Saham Blue Chip? Informasi Lengkap Tentang Saham Blue Chip

Investasi adalah salah satu jalan untuk dapat membuat uang kita bergerak lebih cepat dan mendapatkan keuntungan darinya. Salah satu kegiatan investasi diantaranya adalah dengan melakukan kegiatan jual beli saham.

Investasi dalam bentuk saham bukan lah investasi yang mudah dijalankan pun memiliki resiko yang tinggi. Kita bisa saja kehilangan uang kita dalam sekejap mata karena salah melangkah jika kita menjalankan investasi di bidang ini.

Namun, ketertarikan masyarakat untuk investasi di bidang ini tidak pernah surut. Malah justru bertambah banyak. Apa sih yang membuatnya menarik? Yang membuatnya menarik adalah keuntungannya yang dapat berlipat ganda jika kita berjalan di jalan yang tepat.

Investasi saham memberikan keuntungan yang besar tanpa batasan. Tidak seperti investasi di bank yang suku bunganya tidak terlalu menjanjikan.

Selain itu, investasi saham dapat dilakukan dengan jumlah uang yang tidak banyak, kita sudah bisa membeli saham dan turut bermain di dalamnya. Hal ini berbeda jika kita ingin berbisnis properti yang walaupun memiliki prospek yang menguntungkan dan resiko rendah, namun membutuhkan uang yang cukup banyak untuk memulainya.

Di dalam istilah bursa saham, kita pasti akan dihadapkan pada beberapa istilah populer. Salah satu istilah populer yang paling banyak digunakan adalah saham blue chip. Apa sebenarnya saham dengan kategori blue chip tersebut?

Di sini diulas mengenai hal tersebut lengkap dengan ciri-ciri dan perusahaan apa saja yang memiliki saham dengan kategori tersebut.

Pic Source: Pixabay.com

Apa Saham Blue Chip Itu?

Kata saham blue chip merupakan sebuah istilah yang digunakan dalam pasar saham yang menggambarkan saham yang kuat dari perusahaan yang besar. Karena dimiliki oleh perusahaan yang besar dan berpengaruh, saham yang dikategorikan blue chip memiliki stabilitas yang tinggi dengan pendapatan yang stabil serta jumlah liabilitas yang sedikit.

Istilah blue chip sendiri diambil dari istilah yang biasa digunakan di dalam kasino. Dalam kasino, blue chip adalah julukan yang diberikan kepada counter yang mempunyai nilai terbesar.

Saham yang dikategorikan sebagai saham blue chip cukup menguntungkan karena dapat memberikan para pemegang saham dividen yang teratur setiap bulannya walaupun bisnis yang dijalankan sedang mengalami kemerosotan.

Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang kuat dan berpengaruh.

Saham blue chip bukanlah termasuk dalam salah satu kelompok yang ada pada bursa efek indonesia.

Sebutan blue chip adalah sebutan yang biasa digunakan oleh para pemain saham untuk menamai saham yang kuat dan cenderung stabil sehingga mampu memberikan dividen yang memuaskan dan dapat diterima secara reguler.

Indikator Saham Blue Chip

Terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengkategorikan sebuah saham termasuk dalam kategori saham blue chip atau bukan.

Sebuah saham disebut sebagai saham blue chip bila memenuhi indikator tersebut. Indikator tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Kapitalisasi

Perusahaan yang dikategorikan dalam perusahaan yang memiliki saham blue chip adalah perusahaan yang mempunyai kapitalisasi pasar dalam hitungan trilyun.

Dengan kapitalisasi yang besar maka akan menyulitkan pasar dalam memanipulasi data.

  1. Likuiditas

Hal yang kedua yang juga harus diperhatikan adalah likuiditas atau besarnya kepemilikan publik yang beredar dipasaran. Persentase saham yang dipunyai oleh publik menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan.

Hal ini disebabkan karena apabila kepemilikan saham di tangan publik memiliki jumlah yang terlalu sedikit, maka harga dari saham yang dijual ke publik tersebut dapat dengan mudah dimanipulasi.

Saham dengan tipe tersebut menjadi sebuah saham yang tidak likuid dalam bursa. Jika Anda memiliki saham jenis ini, Anda akan kesulitan untuk melakukan trading karena tipe nya yang cenderung memiliki tipe trading jangka pendek.

  1. Pengalaman perusahaan dalam bursa efek

Pengalaman perusahaan dalam bursa efek dapat ditentukan dari lama waktu perusahaan tersebut terdaftar dalam bursa efek tersebut.

Hal ini menjadi penting karena semakin lama perusahaan tersebut melantai di bursa efek maka kita akan semakin mudah mengecek bagaimana track record perusahaan tersebut di dalam pasar modal dalam suatu rentang waktu tertentu. Patokan yang biasa digunakan adalah rentang 5 tahun atau lebih.

  1. Stabilitas kinerja perusahaan

Bagaimana kinerja perusahaan serta stabilitasnya dalam kinerjanya juga menjadi salah satu hal yang penting untuk dipertimbangakan dalam memutuskan apakah suatu perusahaan memiliki saham blue chip.

Hal yang perlu diperhatikan misalnya adalah bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam rentang waktu tertentu. Bagaimana dengan laba perusahaan, apa setiap tahun perusahaa mendapatkan laba dan bagaimana peningkatannya, apakah laba perusahaan meningkat tiap tahunnya atau tidak.

Kita juga dapat melihat dari pertumbuhan perusahaan misalnya dalam rentang waktu 5 tahun, apakah terjadi kemerosotan atau justru berkembang pesat. Dengan melakukan hal tersebut, maka kita dapat lebih yakin dalam menentukan bahwa perusahaan tersebut termasuk perusahaan dengan saham blue chip atau bukan.

Jika ada sebuah perusahaan yang mempunyai saham blue chip tidak serta merta perusahaan tersebut termasuk dalam perusahaan yang memiliki saham yang bertumbuh. Jika Anda ingin mengetahui perusahaan mana yang memiliki saham bertumbuh dengan harga saham yang cenderung akan makin naik setiap tahunnya, Anda harus mengamati perusahaan tersebut.

Pengamatan pada perusahaan tersebut harus dengan lebih detail termasuk mengawasi bagaimana laporan keuangan perusahaan tersebut kurang lebih selama 4 tahun kebelakang. Hal ini akan membuat kita lebih yakin dan mantap dalam memilih saham yang kita inginkan.

Ciri-ciri Saham Blue Chip

Bagi Anda yang sudah biasa bermain investasi saham Anda pasti sudah tahu istilah saham blue chip dalam bursa saham. Kebanyakan para pemain saham ingin memiliki saham dengan jenis ini karena dirasa sangat menguntungkan dibandingkan dengan jenis saham lainnya.

Apalagi beberapa perusahaan yang termasuk memiliki saham blue chip tetap membagikan deviden kepada para pemegang saham walaupun perusahaan sedang tidak berjalan dengan baik atau mempunyai produktivitas yang menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Saham, Bursa Efek Indonesia dan Cara Kerjanya

Baca juga: Beli Saham Tanpa Ribet? Begini Caranya!

Para pemegang saham blue tidak perlu khawatir berlebih akan kehilangan uang yang diinvestasikan karena perusahaan dengan saham blue chip biasanya memiliki stabilitas yang tinggi.

Saham dengan kategori blue chip dapat kita lihat pada indeks saham lq45. Perusahaan yang masuk dalam indeks saham lq45 adalah perusahaan yang besar dan memiliki stabilitas yang tinggi sehingga banyak diantaranya termasuk dalam perusahaan dengan kategori saham blue chip.

  1. Skala Perusahaan

Ciri utama dari perusahaan dengan saham kategori blue chip adalah skala perusahaannya. Skala perusahaan tersebut biasanya merupakan perusahaan yang besar yang memiliki jangkauan pemasaran yang luas, memiliki modal dasar yang kuat, serta memiliki aset dengan jumlah yang besar pula.

  1. Reputasi

Selain merupakan perusahaan besar, ciri lainnya adalah reputasi. Perusahaan dengan reputasi yang baik cenderung memiliki stabilitas yang tinggi.

Tinggi rendahnya reputasi dapat ditentukan dari seberapa peran perusahaan terhadap masyarakat sekitar termasuk didalamnya adalah seberapa bermanfaatnya perusahaan terhadap masyarakat. Bagaimana impactnya jika perusahaan tersebut tidak ada.

  1. Kondisi Keuangan

Ciri selanjutnya dapat dilihat dari kinerja bagian keuangannya. Kondisi keuangan perusahaan yang sehat dapat menjadi salah satu tolak ukur untuk mencirikan perusahaan tersebut memiliki saham blue chip atau tidak.

Tingginya jumlah saham yang dimiliki masyarakat juga menjadi salah satu indikator perusahaan tersebut termasuk perusahaan yang memiliki saham kategori blue chip.

Daftar Saham yang Masuk Dalam Kategori Blue Chip

Ada banyak saham dari berbagai perusahaan yang masuk dalam kategori blue chip. Di sini akan kami sebutkan daftar perusahaan yang masuk dalam kategori blue chip yang terdaftar di bei.

  1. Sektor Bank

Sektor bank diperkuat dengan saham kategori blue chip yang dimiliki oleh beberapa bank di indonesia diantaranya adalah pt. Bank rakyat indonesia (persero) tbk (bbri), pt. Bank negara indonesia (persero) tbk (bbni), pt. Bank mandiri (persero) tbk (bmri), serta pt. Bank central asia (persero) tbk (bbca).

  1. Perkebunan

Perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan yang memiliki saham blue chip diantaranya adalah pt. London sumatera plantation tbk (lsip) dan pt. Astra agro lestari tbk (aali).

  1. Manufaktur

Ada banyak perusahaan manufaktur yang memiliki saham kategori blue chip. Perusahaan tersebut antara lain adalah semen gresik (persero) tbk (smgr), pt. Unilever tbk (unvr), pt. Mayora indah tbk (myor), pt. Kalbe farma tbk (klbf), pt. Indocement tunggal prakasa tbk (intp), japfa comfeed indonesia (japfa), charoen pokphand tbk (cpin), pt. Indofood sukses makmur tbk (indf), serta pt. Astra international tbk (asii).

  1. Pertambangan

Banyak diantara perusahaan dalam sektor pertambangan yang memiliki saham kategor blue chip, perusahaan tersebut adalah pt. Indo tambang raya megah tbk (itmg), pt. Aneka tambang (persero) tbk (antm), pt. Vale indonesia tbk (inco), dan pt bukit asam (persero) tbk (ptba).

  1. Energi

Ada satu perusahaan yang bergerak di sektor energi yang memiliki saham blue chip yaitu pt. Perusahaan gas negara (persero) tbk (pgas).

  1. Perdagangan

Perusahaan di sektor perdagangan yang memiliki saham blue chip diantaranya adalah pt. United tractor tbk (untr) dan pt akr corporindo tbk (akra).

  1. Infrastruktur

Bada sektor infrastruktur perusahaan kuat yang memiliki saham kategori blue chip adalah pt. Telekomunikasi indonesia (persero) tbk (tlkm) dan jasa marga (persero) tbk (jsmr).

  1. Media

Perusahaan media terkuat yang memiliki saham dengan kategori blue chip adalah media nusantara citra tbk (mncn).

  1. Properti

Terakhir, perusahaan yang bergerak di bidang properti yang memiliki saham dalam kategori blue chip adalah lippo karawaci tbk baru (lpkr).

Nah itu tadi daftar perusahaan yang memiliki saham yang dapat dikategorikan blue chip atau dapat dimasukan dalam contoh saham blue chip karena merupakan perusahaan besar yang cenderung stabil dan memiliki reputasi yang baik dalam beberapa tahun belakangan ini.

Ada setidaknya 23 perusahaan yang tercantum dalam daftar tersebut. Daftar ini dapat Anda gunakan sebagai patokan, namun, penambahan atau pergeseran perusahaan dengan saham kategori blue chip mungkin dapat berubah sewaktu-waktu sehingga Anda juga harus rajin meng-update informasi yang terkait dengan hal tersebut.

Demikian ulasan mengenai apa itu saham kategori blue chip, semoga dapat menambah pengetahuan Anda dalam istilah yang digunakan pada dunia bursa saham.

Leave a Reply