Apa Itu Saham? Penjelasan Tentang Saham Lengkap!

Zaman sekarang orang-orang banyak yang meningkatkan pendapatan mereka karena begitu banyak permintaan terhadap suatu barang, baik secara primer maupun sekunder. Terlebih lagi barang yang di anggap sekunder atau tersier malah sudah menjadi barang primer seperti barang teknologi.

Salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan tambahan ialah menabung saham. Apa Itu Saham? Saham secara bahasa sederhananya adalah sebuah surat yang menyatakan Anda menanam modal pada suatu perusahaan. Jumlah dan berapa persen  yang Anda tanamkan tertulis di saham tersebut.

Selain itu Anda telah menjadi pemilih perusahaan tersebut.Keuntungan dari saham adalah jika perusahaan tersebut keadaan sehat atau mengalami keuntungan tinggi maka Anda bisa menjual dan mendapatkan laba yang tinggi. Saat ini tempat yang cukup terkenal untuk melakukan transaksi saham adalah di pasar modal.

Pic Source: Pixabay.com

Kelebihan dan Kekurangan Saham

Walaupun saham sangat terlihat menguntungkan tapi saham juga memiliki kekurangannya.

Keuntungan saham

  • Dividen

Deviden adalah pembagian keuntungan yang didapatkan dari perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Deviden dapat diberikan kepada pemegang saham saat telah melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan.

Ada dua jenis deviden yang akan diberikan kepada pemegang saham yaitu deviden tunai dan deviden stock. Deviden tunai yaitu sejumlah uang tunai dalam jumlah tertentu dalam setiap saham.

Sedangkan deviden stock adalah sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki pemegang saham bertambah jumlahnya.

  • Capital gain

Keuntungan apa itu saham Capital Gain? Capital Gain adalah selisih antara harga jual saham dengan dengan harga beli saham. Dimana harga jual saham lebih tinggi daripada harga beli saham.

Tujuannya adalah supaya pemegang saham mendapatkan keuntungan dari menjual sahamnnya tersebut. Contohnya adalah  saat pemegang saham membeli saham perusahaan tertentu seharga Rp 5.000.000,-

Kemudian pemegang saham menjual kepada pemegang saham yang lain seharga Rp 6.000.000,-Berarti pemegang saham awal telah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.000.000,-. Biasanya pemegang saham tersebut berorientasi berjangka pendek.

  • Saham Bonus

Apa itu saham bonus? Selain dua keuntungan di atas pemegang saham  juga memungkinkan mendapatkan saham bonus. Saham bonus adalah saham yang yang dibagikan perusahaan terhadap pemegang saham yang diambil dari agio saham.

Agio saham adalah selisih antara harga jual saham dengan harga nominal saham tersebut saat perusahaan melakukan penawaran umum di pasar perdana.

Kekurangan saham

  • Tidak Mendapatkan Deviden

Perusahaan akan membagikan deviden jika mengalami keuntungan. Dengan demikian jika peusahaan mengalami kerugian maka perusahaan tersebut tidak membagikan deviden kepada pemegang sahamnya.

Untuk itu keuntungan pemodal untuk mendapatkan keuntungan ditentukan oleh kinerja oleh perusahaan tersebut.

  • Capital Loss

Dalam perdagangan saham, pemegang saham belum tentu selalu mendapatkan keuntungan dalam menjual sahamnya atau disebut capital gain. Terkadang pemegang mengalami kerugian saat menjual sahamnya di bawah harga saat membelinya.

Berarti pemegang saham mengalami capital loss. Contohnya, saat membeli saham tersebut seharga Rp 5.000.000,- kemudian menjual saham tersebut seharga Rp 3.000.000,-. Berarti pemegang saham mengalami capital loss sebesar Rp 2.000.000,-

Tindakan ini sebenarnya dilakukan oleh  pemegang saham untuk mengantisipasi mengalami kerugian yang besar dikarenakan harga sahamnya yang terus menurun. Untuk itu dijual saham tersebut. Ini disebut dengan cut loss.

  • Perusahaan Bangkrut dan Dilikuidasi

Jika perusahaan mengalami kebangkrutan maka bisa berdampak kepada pemegang saham perusahaan tersebut.

Saat perusahaan mengalami kebangkrutan atau dilikuidasi maka pemegang saham akan berada di posisi paling bawah dibandingkan dengan kreditor atau pemegang obligasi. Jika masih ada sisa asset perusahaan maka akan dibagikan kepada pemegang saham. Ini sesuai dengan peraturan pencatatan saham di bursa efek.

  • Saham di Delist dari Bursa (delisting)

Kerugian lain yang dialami pemegang saham adalah saat saham perusahaan dikeluarkan dari pencatatan bursa efek (delist). Alasan suatu saham perusahaan di delist dari bursa efek adalah karena kinerja perusahaan tersebut buruk.

Misalnya perusahaan tersebut mengalami kerugian beberapa tahun, tidak pernah membayar deviden kepada pemegang saham beberapa tahun dan beberapa  alasan yang lainnya yang tertulis pada peraturan pencatatan di bursa efek. Ada juga perusahaan yang di delist dari bursa efek dengan tujuan go private.

Perusahaan yang melakukan go private tidak akan merugikan pemegang saham karena perusahaan tersebut melakukan buy back untuk setiap saham yang diterbitkan.

  • Saham Kena Suspend

Lalu apa itu saham di suspend atau diberhentikan untuk diperdagangkan oleh otoritas bursa efek. Ini dikarenakan saham tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi, perusahaannya dipailit oleh kreditor atau ketentuan lain yang mengharuskan saham tersebut di suspend.

Dengan begitu pemegang saham tidak dapat menjual saham tersebut sampai status suspend saham tersebut di cabut dari bursa efek. Biasanya suspend berlaku dalam waktu singkat, seperti dalam satu sesi penjualan atau satu hari. Bahkan bisa berlangsung dalam beberapa dikarenakan belum mendapatkan informasi yang jelas.

Jenis-jenis saham:

Saham banyak jenisnya tergantung dari kategori yang Anda ingin. Karena  jenisnya banyak, jadi Anda harus tahu tentang jenisnya  dan tujuan Anda untuk mengambil keputusan memiliki saham tersebut. Untuk meminimalisir resiko yang Anda dapatkan.

Nah, dibawah ini adalah sedikit ulasan mengenai apa itu saham dan jenisnya dari beberapa segi.

  • Jenis saham dari segi kepemilkikannya

Saham Biasa (common stock)

Apa itu saham biasa? Saham kategori ini adalah dimana pemilik saham akan menerima dividen jika perusahaan menerima laba dan sebelum dividennya diberikan akan diputuskan pada rapat umum pemegang saham.

Jika perusahaan mengalami kebangkrutan atau likuiditas maka biasa pemegang saham akan menerima sisa-sisa hak aset dari perusahaan terakhir setelah melunasi semua hutang perusahaan dan membayar kewajiban lainnya. jenis saham ini banyak ditemukan di bursa saham

Saham Preferen (preferen stock)

Apa itu saham preferen? Jenis saham ini adalah gabungan dari obligasi dan saham biasa. Saham ini banyak diminati karena pemberian dividen sudah ditetapkan secara pasti.

Jika perusahaan suatu saat mengalami kebangkrutan atau likuiditas maka pemegang saham ini yang akan menerima hak sisa aset yang pertama sebelum pemegang saham biasa menerimanya. Pemegang saham ini juga bisa melakukan klaim terhadap laba dan aktiva sebelumnya.dividen tetap selama masa berlaku sahamnya, dan dapat ditukar dengan saham biasa.

  • Jenis saham dari segi likuiditas saham

Saham Likuiditas Tinggi

Apa itu saham likuiditas tinggi? Jenis saham yang memiliki likuiditas yang tinggi mudah untuk diperjual-belikan. Karena memang tujuan dari saham jenis ini. Biasanya saham-saham jenis ini adalah saham yang mempunyai kapitalitas pasar yang cukup besar dan fundamental yang bagus.

Namun tidak semua saham yang fundamental yang bagus memiliki likuiditas yang tinggi.

Saham tidur

Apa itu saham Tidur? Jenis saham ini likuiditasnya sangat rendah. Biasanya saham ini akan bergerak bila ada aksi korporasi atau berita yang menyinggung tentang eksistensi perusahaanya. Informasi yang mengenai tentang berita tersebut biasanya hanya rumor, namun pergerakan harga sahamnya sangat drastis. Saham jenis ini menjadi sasaran empuk bagi Bandar yang ingin bermain-main.

  • Jenis saham dari segi kapitalisasi dan likuiditas

Saham Unggulan (Blue Chip)

Apa itu saham unggulan atau blue chip? Saham jenis adalah saham yang mempunyai kapitalisasi pasar yang cukup besar sehingga saham ini termasuk golongan blue chip. Saham ini mempunyai kapitalisasi pasar sebesar Rp. 40 triliun. Saham ini dimiliki oleh perusahaan besar, memiliki fundamental tinggi dan dikelola oleh orang yang profesional seperti perusahaan industri.

Selain itu perusahaan ini dapat menciptakan keuntungan besar dan rutin membayar dividennya. Karena saham ini mempunyai fundametala yang kuat dan berkapitalisasi pasar yang besar serta tidak mudah dimainkan oleh Bandar yang nakal maka saham layak untuk dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Saham Lapis Kedua (Second Layer)

Apa itu saham lapis kedua? Saham jenis ini diciptakan oleh perusahaan yang lebih kecil daripada blue chip. Kapitalisasi pasar saham ini adalah antara 1 triliun sampai dengan 4 triliun. Pergerakan harga saham biasanya berfluktuatif, fundamentalnya cukup baik dan perusahaannya dalam tahap perkembangan. Saham ini likuiditasnya tidak begitu bagus sehingga menjadi sasaran Bandar untuk bermain-main.

Saham Lapis Ketiga (Third Layer)

Saham jenis ini memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar sangat kecil. Kapitalisasi pasar saham ini di bawah 1 triliun. Saham ini juga sering disebut sebagai saham tidur dan jarang orang-orang memilikinya.

Baca juga: Cara Mendapatkan Dollar Tanpa Modal dengan Halal

Baca juga: 7 Peluang Bisnis Online Paling Menguntungkan

Bila Anda tertarik dalam menabung saham. Maka inilah langkah-langkah untuk memulainya:

  1. Buka rekening efek atau rekening saham

Sama seperti cara membuat paspor dan visa, untuk menabung saham terdapat beberapa langkah-langkah yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satunya yaitu membuat rekening. Anda bisa membuka rekening di perusahaan sekuritas yang disebut pialang.

Cara membuka rekening tidak jauh berbeda dengan membuka rekening biasa, seperti identitas diri, saldo minimal dan lain-lainnya. Anda bisa membuka rekening di perusahaan sekuritas pemerintah/BUMN atau Perusahaan sekuritas asing.

  1. Tentukan nominal dana yang ingin disisihkan

Setelah Anda memiliki rekening saham, kemudian Anda tentukan berapa nominal dana yang ingin disisihkan untuk menabung saham.

Selain saldo minimal yang disyaratkan oleh pialang untuk pembukaan rekening, Anda perlu menentukan berapa nominal dana Anda sisihkan bertujuan untuk dapat rutin menabung tanpa mempengaruhi pengeluaran rutin.

  1. Menentukan saham

Pastikan Anda juga menentukan apa itu saham yang ingin Anda tanamkan modal. Saham yang tepat adalah saham memberikan keuntungan yang besar dengan resiko yang kecil. Untuk itu Anda perlu untuk menganalisis perusahaan tersebut sebelumnya.

jika perusahaan tersebut sehat atau selalu mengalami keuntungan, selalu rutin membayar deviden secara teus menerus. Perusahaan tersebut bisa menjadi tempat Anda untuk menanam modal. Anda juga perlu perhatikan grafik untuk membeli saham secara timing yang tepat.

  1. Beli saham secara rutin

Ada 2 cara untuk membeli saham yaitu pertama dengan cara meminta broker untuk melakukan pembelian saham untuk Anda. Cara yang kedua adalah dengan cara membeli secara online. Sama halnya dengan memperpanjang paspor, saham harus rutin dibeli agar saham Anda meningkat dan diperpanjang.

Yang perlu Anda perhatikan adalah dalam membeli baik melalui broker atau online Anda harus berhati-hati. Jadi dengan mengetahui apa itu saham dengan baik dan menentukannya dengan hati-hati, Anda bisa mendapatkan keuntungan berlebih dari saham tersebut.

Leave a Reply