Bi Checking Online Melalui Web Bank Indonesia

Semua bank atau pun perusahaan yang memberikan pinjaman pasti berhubungan dengan bi checking.

Bi checking mempunyai informasi yang bisa didapat dari kantor atau melalui bi checking online. Informasi yang di dapat dari sana akan berpengaruh bagi diterima atau tidaknya suatu permohonan kredit.

Seputar Informasi Bi Checking

Beberapa masyarakat masih belum tahu mengenai bi checking, apa pengaruhnya, atau pun bagaimana cara mengeceknya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak ulasan berikut!

Bi checking list

Pic Source: Pixabay.com

1) Tentang bi checking

Bi checking adalah sebuah sarana untuk melihat informasi debitur, salah satunya berisi kondisi layanan kredit.

Debitur merupakan nasabah dari pihak bank, BPR, atau perusahaan penyedia pinjaman. Penyedia pinjaman tersebut adalah anggota dari SID atau sistem informasi debitur.

2) Sistem informasi debitur

Sistem informasi debitur merupakan suatu sistem yang dikelola bank sentral yakni Bank Indonesia.

BI akan memperoleh kiriman informasi dari bank-bank lain yaitu yang menjadi anggota SID.

Semua perusahaan yang mempunyai usaha dalam bidang keuangan, pasti menyerahkan informasi kepada BI.

3) Informasi dari SID

SID atau sistem informasi debitur akan mengeluarkan hasil bi checking yang berupa informasi debitur individual.

Hasil yang dikeluarkan berdasarkan informasi dari anggota SID yaitu bank atau perusahaan keuangan. Jadi BI hanya menginformasikan apa yang dilaporkan kepadanya.

4) Anggota SID

Anggota SID merupakan perusahaan jasa keuangan, baik berupa bank atau non bank. Anggota tersebut akan menyerahkan informasi mengenai debitur kepada Bank Indonesia.

Maka dari itu sistem ini disebut dengan informasi debitur dan nantinya BI dari informasi tersebut akan diberitahukan isinya berupa sebuah daftar peringkat berdasar riwayat debitur.

Itulah gambaran singkat tentang bi checking dan sumber informasinya. Lalu, seperti apa isi informasi yang diberikan, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Tentang Sistem Informasi Debitur

Sebenarnya sistem ini melibatkan dua pihak yakni kreditur sebagai sumber informasi dan Bank Indonesia selaku pengelola informasi. Namun masyarakat juga bisa ambil bagian untuk mengetahui dirinya masuk dalam informasi atau tidak.

1) Isi informasi debitur

Melalui cara membaca bi checking Anda bisa melihat apakah masuk dalam daftar atau tidak.

Jika Anda pernah menjadi debitur di suatu bank atau perusahaan lain, maka Anda masuk dalam informasi debitur.

Jadi isi dari informasi debitur adalah data setiap orang yang memiliki kredit atau pinjaman.

2) Penyerahan informasi

Setiap bulan, semua anggota SID diwajibkan untuk menyerahkan laporan berupa data debitur dan riwayat pinjamannya.

Waktu penyerahannya adalah antara tanggal 1 sampai 12. Laporan yang diserahkan yaitu posisi informasi debitur pada bulan sebelumnya yang nantinya dipakai untuk hasil bi checking.

3) Hal yang dilakukan terhadap informasi debitur

Informasi yang telah diserahkan, nantinya akan dikelola oleh sistem informasi debitur. Cara membaca bi checking melalui Bank Indonesia.

Informasi yang sudah dikelola akan dapat dilihat jika Anda melakukan bi checking. Tidak semua informasi yang ada, melainkan hanya satu individu sesuai data yang dimasukan.

4) Isi dari bi checking

Jika Anda melakukan bi checking online atau langsung, bisa meminta data atau informasi debitur individual.

Isinya adalah berupa identitas salah seorang debitur, lengkap dengan riwayat pinjaman. Riwayat pinjaman termasuk di dalamnya pembayaran yang dilakukan dalam 24 bulan terakhir.

Demikian beberapa hal mengenai informasi yang bersangkutan dengan bi checking. Anda bisa melihat contoh bi checking dengan melakukan checking melalui online atau langsung di kantor Bank Indonesia.

Baca juga: Produk Bank BRI Lengkap 2017

Baca juga: Reksadana Syariah Terbaik dan Keuntungannya

Cara Melakukan Bi Checking

Anda bisa datang langsung ke kantor layanan Bank Indonesia untuk melakukan check melalui petugas yang ada di sana. Anda juga bisa melakukan bi checking online melalui web resmi Bank Indonesia. Untuk lebih jelasnya, berikut tata cara melakukan checking via online.

1) Membuka web resmi

Alamat website resmi Bank Indonesia yang benar ada di bi.go.id. Anda bisa mencari menu untuk bisa membaca bi checking.

Lihat setiap sudut halaman, karena akan sedikit susah mencari menu untuk melakukan checking.

2) Menu untuk mengecek informasi debitur

Setelah Anda masuk ke beranda atau halaman utama, Anda belum bisa melihat contoh bi checking.

Terlebih dahulu, Anda harus melanjutkan ke halaman info dan edukasi konsumen. Selanjutnya pindah lagi ke halaman informasi debitur untuk mencari link untuk checking.

3) Link untuk melakukan cek

Link yang Anda butuhkan ada di bawah, jadi scroll down sampai menemukan tulisan layanan permintaan IDI historis.

Sebelum Anda bisa tahu bi checking list diri Anda, terlebih dahulu  klik link yang sudah tersedia untuk tahap selanjutnya.

4) Pengisian formulir permintaan IDI

Bi checking adalah layanan untuk menampilkan informasi sesuai data pada formulir permintaan IDI.

Jadi sebelum mendapatkan datanya, Anda harus masuk di tab formulir permintaan IDI historis. Kemudian klik sebuah link formulir yang diberi tulisan biru.

Setelah itu, terdapat dua tab yakni untuk individual dan badan.

5) Data dalam formulir

Untuk permintaan individual, hasil bi checking akan dikirim melalui email yang didaftarkan dalam formulir.

Formulir permintaan tersebut memang berisi data diri, meliputi nama, jenis kelamin, email, tempat dan tanggal lahir, alamat, no telephone atau HP, nama ibu kandung, no id, serta alasan permintaan IDI.

6) Mengirimkan permintaan

Setelah Anda melengkapi semua data dalam formulir, langkah selanjutnya adalah klik tombol merah bertuliskan kirim form. Permintaan IDI historis pun selesai dan menunggu kiriman melalui email.

7) Balasan

Untuk respon permintaan Anda, bisa berhari-hari atau sampai satu minggu setelah permintaan.

Balasannya akan masuk melalui email, jadi bi checking adalah sarana untuk meminta riwayat debitur. Anda bisa melihat jawabannya di kiriman email dari Bank Indonesia.

8) Membaca bi checking

Hasil yang keluar dari bi checking akan terlampir dalam kotak masuk email. Pasang notifikasi agar Anda tahu jika ada email masuk yang mungkin dari Bank Indonesia.

Anda perlu rajin cek email, mengingat balasan dari permintaan Anda tidak langsung diberikan.

Itulah beberapa hal mengenai cara mengajukan permintaan IDI historis melalui online. Setelah mendapat email balasan, Anda dapat mengetahui hasilnya apakah Anda baik atau dalam blacklist.

Baca juga: Tarik Tunai Kartu Kredit Bank Mandiri

Hasil dan Pengaruhnya

Ada beberapa skala atau penilaian untuk hasil IDI historis. Hasil tersebut mempunyai pengaruh bagi pengajuan kredit seorang debitur, berikut ulasan lebih jelasnya.

1) Hasil skala 1

Skala 1 menunjukkan historis baik atau kredit lancar. Anda yang memiliki skala 1 ini kemungkinan diterimanya pengajuan kredit lebih besar.

2) Skala 2

Untuk skala 2 berarti Anda masuk DPK atau dalam perhatian khusus. Hal tersebut terjadi jika seorang debitur yang kreditnya tidak lancar untuk beberapa bulan.

3) Skala 3

Di skala ini mengindikasikan bahwa riwayat kredit Anda pernah tidak lancar untuk waktu yang cukup lama, antara 3 sampai 6 bulan. Apabila Anda masuk dalam skala ini, pengajuan kredit akan lebih susah dan bisa saja ditolak.

4) Skala 4

Angka 4 merupakan simbol bagi debitur yang memiliki kredit tidak lancar. Debitur yang sudah jatuh tempo pelunasan, tetapi belum dilakukan. Nasabah seperti ini biasanya sudah masuk dalam blacklist.

5) Skala 5

Skala terakhir ini adalah untuk kredit macet yakni yang melewati jatuh tempo hingga 270 hari atau lebih. Debitur yang masuk dalam skala 5 sangat sulit untuk mendapatkan kredit atau pinjaman.

6) Pengaruh skala bi checking

Bi checking list di atas sering menjadi acuan pihak bank atau kreditur untuk mengabulkan atau tidak permohonan kredit seorang nasabah.

Namun skala yang Anda miliki dapat diubah dengan melakukan negosiasi dengan bank. Hal tersebut tentu dapat dilakukan hanya setelah Anda menyelesaikan tunggakan.

Demikian beberapa informasi seputar bi checking dan juga cara melakukan cek sendiri secara online. Untuk yang belum terlalu jelas bisa melalui kantor layanan BI terdekat.

Leave a Reply