Cara Mudah Mengajukan Kredit Usaha Rakyat Dengan Cepat

Saat ini, membuka usaha memang menjadi hal yang semakin digemari. Selain karena efektif dapat dikelola sendiri, berbisnis pun ternyata juga bisa memberikan penghasilan yang menggiurkan.

Namun, saat ingin membuka usaha, salah satu hal yang sering jadi penghambat adalah modal.

Ya, kurangnya modal sering menjadi halangan banyak orang untuk membuka usaha. Berbicara tentang modal, sebenarnya banya sekali jalan untuk mendapatkan modal berbisnis, salah satunya dengan kredit usaha rakyat atau yang sering disebut KUR.

Apa itu KUR?

Kredit usaha rakyat (KUR) merupakan program dari pemerintah dimana KUR ini diadakan sebagai solusi untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK).

Tidak hanya itu, KUR juga hadir sebagai solusi pemerintah untuk penurunan angka kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja.

Dalam menyelenggarakan program KUR, pemerintah berharap usaha yang bergerak di bidang pertanian, perindustrian, perikanan, kelautan, serta jasa simpan pinjam bisa menjadi lebih produktif.

Jadi, bagi Anda yang ingin membuka usaha namun bermasalah dengan modal, kredit usaha rakyat bisa menjadi solusi yang tepat. Lalu, apa saja yang akan ditanggung oleh KUR?

kredit usaha rakyat

Pic Source: Pixabay.com

Program kredit usaha rakyat pada dasarnya dibuat untuk memajukan UKMK dan Sektor Riil. Hal ini tentunya memiliki beberapa kebijakan sendiri seperti untuk meningkatkan produk UMKMK di pasaran, mengembangkan kewirausahaan, regulasi UMKMK, dan meningkatkan akses sumber modal.

Penigkatan akses permodalan tentunya menjadi hal yang paling penting. Oleh karena itu, sejak 5 November 2007, pemerintah menghadirkan Kredit Usaha Rakyat yang dilengkapi penjamin kredit melalui Perum Jamkrindo dan juga PT Askrindo.

Untuk mempermudah terlaksanannya Kredit Usaha Rakyat, beberapa bank ikut menjadi pelaksana untuk menyalurkan modal KUR.

Bank yang ikut menjadi pelaksanan pun cukup banyak seperti Bank Mandiri, Bank Bukopin, Bank BRI, Bank BTN, Bank Mandiri Syariah, dan juga Bank BNI.

Selain melalui Bank pelaksana, kredit usaha rakyat juga bisa dilakukan langsung di Kantor Cabang Bank Pelaksana.

Namun, agar pelayanan usaha mikro menjadi lebih dekat, penyaluran dana KUR pun bisa diakses secara tidak langsung.

Penyaluran secara tidak langsung ini yaitu dengan pengaksesan melalui Lembaga Keuangan Mikro, seperti Koperasi. Ini tentunya akan lebih memudahkan bagi mereka yang tingga di daerah yang jauh dari kota dan Bank-bank besar.

Baca juga: Mencari Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Baca juga: Melakukan Pinjaman Uang tanpa Jaminan dengan Mudah

Lalu, siapa saja yang berhak menerima KUR? Seperti yang dijelaskan bahwa KUR diselenggarakan untuk UKMK. Penerima KUR pun dibagi menjadi 3 yaitu, penerima mikro, penerima ritel, dan khusus TKI.

1) Penerima Mikro

Untuk menjadi penerima Kredit usaha rakyat pun tidak bebas begitu saja. KUR mikro umumnya diperuntukkan bagi individu atau badan usaha yang ingin membuka UMKM produktif. Selain itu, KUR ini juga bisa diterima untuk masyarakat dengan penghasilan tetap, TKI, dan para pekerja yang sudah terkena PHK, atau Pemutusan Hubungan Kerja.

2) Penerima Ritel

Sedangkan, yang berhak menerima KUR ritel adalah individu dan badan usaha yang ingin berbisnis UMKM, karyawan dengan penghasilan tetap, dan TKI.

3) Penerima TKI

Namun, ada juga dana KUR khusus untuk penempatan TKI. Ini biasanya diperuntukkan bagi calon TKI dan pekerja magang yang ingin bekerja di luar negeri.

Bagaimana tata cara jika ingin mengajukan kredit usaha rakyat 2017? Apakah mengajukan KUR sulit?

Untuk cara dan persyaratan KUR 2017 umumnya masih sama. Namun, tata cara serta syarat biasanya bergantung pada masing-masing bank.

Untuk kredit usaha rakyat mandiri, Anda diwajibkan untuk tidak sedang mendapatkan kredit apapun dari bank atau program pemerintah lainnya. Namun, untuk beberapa kredit konsumtif masih diperbolehkan untuk menerima KUR.

Di bank mandiri, KUR langsung hanya diperbolehkan maksimal Rp. 500.000.000. Sedangkan, KUR tidak langsung bisa hingga Rp. 2.000.000.000. Selain itu, Anda juga diwajibkan untuk menyiapkan beberapa dokumen seperti KK, KTP, NPWP/SKDU/SIUP, dan fotocopy buku tabungan.

Lain halnya dengan bank mandiri, kredit usaha rakyat bni memberikan fasilitas kredit hingga Rp. 500.000.000 untuk usaha produktif seperto kredit investasi dan modal kerja. KUR ini diberikan dalam jangka waktu maksimal hingga 5 tahun.

Persyaratan umum kredit usaha rakyat bni juga mudah. Selain harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), Anda juga harus memiliki usaha yang setidaknya telah berlangsung selama 1 tahun. Dokumen lain yang wajib dilengkapi pun sama seperti KK, KTP, surat ijin usaha, dan npwp.

Baca juga: Info Seputar Bunga Deposito BRI 2017

Bisakah persyaratan pengajuan kur dipermudah?

Pada dasarnya, mudah atau sulitnya mengajukan KUR tergantung kepada Anda. Jika usaha Anda layak dan berpotensi untuk mendapatkan KUR, maka proses pengajuannya pun bisa menjadi lebih mudah.

Jadi, apa saja kriteria usaha yang berpotensi mendapatkan program KUR?

Untuk kriteria usaha penerima KUR umumnya berbeda-beda. Kriteria ini dibedakan sesuai dengan calon penerimanya.

Untuk KUR mikro, paling tidak harus memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan lamanya. Atau, penerima KUR mikro sudah pernah ikut pelatihan kewirausahaan serta telah menjalani usaha minimal 3 bulan.

Sedangkan, untuk KUR ritel, Anda paling tidak harus memiliki usaha yang layak dan telah berlangsung selama minimal 6 bulan.

Dan untuk KUR penempatan TKI, calon harus melengkapi beberapa syarat yang berlaku seperto memiliki perjanjian kerja, perjanjian penempatan, dan lainnya.

Berapa lama jangka waktu kredit usaha rakyat?

Jangka waktu kur sendiri sebenarnya berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Untuk KUR mikro biasanya sekitar 3 hingga 7 tahun.

Sedangkan, untuk KUR ritel jangka waktunya sekitar 4 hingga 7 tahun, dan untuk KUR penempatan TKI biasanya bersamaan dengan jangka waktu kontrak kerja atau kurang dari 3 tahun.

Perbedaan jangka waktu KUR tersebut bergantung pada jenis kredit apa yang Anda ambil. Namun, meskipun berbeda pada jangka waktunya, KUR memberlakukan suku bunga yang sama yaitu sekitar 9% setiap tahunnya.

Itulah beberapa hal mengenai kredit usaha rakyat. Jika, Anda masih bingung tentang tata cara pengajuan KUR, berikut simak langkah mudah pengajuan KUR.

  • Sebelum mengajukan KUR, pastikan bahwa usaha yang Anda miliki telah masuk dalam kriteria KUR. Usaha yang dimaksud produktif disini adalah usaha kerajinan, rumah makan, dan lainnya.
  • Pastikan juga bahwa Anda tidak sedang mengikuti kredit usaha lainnya.
  • Siapkan dokumen penting yang menjadi syarat KUR seperti KTP, KK, surat ijin usaha, buku tabungan, laporan usaha, dan lainnya.
  • Tentukan bank manakah yang ingin Anda ajukan KUR. Tanya lebih jelas mengenai informasi penyaluran KUR.
  • Setelah merasa jelas, ikuti langkah pengajuan KUR yang diberikan pihak Bank.
  • Setelah langkah dan syarat terpenuhi, Anda hanya tinggal menunggu informasi dari Bank apakah usaha Anda layak mendapatkan KUR atau tidak.

Itulah tata cara dan langkah untuk mendapatkan KUR. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan guna mengajukan KUR dengan mudah. Bank biasanya akan lebih memilih usaha yang sehat yaitu yang jarang mengalami kerugian. Jadi, pastikan usaha Anda memiliki laporan keuangan yang sehat.

Leave a Reply