Mencari Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Siapa yang tidak membutuhkan uang? Uang sudah menjadi nyawa bagi semua orang. Tanpa uang manusia tidak bisa hidup karena semua kebutuhan hidup bisa terpenuhi jika ada uang.

Uang bisa didapatkan dari bekerja seperti membuka usaha atau bekerja di perusahaan tertentu. Tetapi, apa yang terjadi jika uang yang didapatkan dari usaha tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari?

Mau tidak mau kita harus mencari solusi untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Sejauh ini ada dua cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk mencukupi semua kebutuhan. Mencari pekerjaan sambilan dan mencari pinjaman adalah dua solusi untuk mendapat penghasilan tambahan.

Mencari pekerjaan sambilan tidaklah semudah yang dipikirkan. Mempunyai pekerjaan sambilan artinya kita harus siap dengan jam kerja yang bertambah dan waktu istirahat yang berkurang. Tidak menutup kemungkinan bahwa pekerjaan rumah tangga akan terbengkalai.

Alhasil, bukannya menghasilkan penghasilan tambahan. Pekerjaan sambilan akan membuat kesehatan tidak diperhatikan. Kita akan jatuh sakit dan uang akan dihabiskan untuk berobat.

gambar pinjaman koperasi tanpa jaminan

Pic Source: Pixabay.com

Sehingga, solusi terbaik untuk bisa mendapatkan tambahan dana adalah dengan mencari pinjaman. Ada banyak sumber untuk mendapatkan pinjaman uang mulai dari pinjaman koperasi tanpa jaminan, kerabat yang kaya raya, bank, hingga rentenir atau lintah darat.

Lembaga Keuangan yang Menawarkan Pinjaman Murah

Agar mendapatkan pinjaman dana yang aman, maka ada beberapa lembaga keuangan yang melayani peminjaman dana seperti yang akan diulas di bawah ini.

1) Lembaga Perbankan

Ternyata fungsi lembaga perbankan tidak hanya sebagai tempat untuk menyimpan dan mengambil uang saja. Lembaga perbankan juga memiliki fungsi lain sebagai tempat untuk meminjamkan uang kepada para nasabah yang membutuhkan.

Layanan peminjaman uang yang dilakukan di lembaga perbankan biasanya membutuhkan jaminan seperti surat kepemilikan tanah, surat kepemilikan kendaraan bermotor, dan masih banyak lainnya.

Jaminan tersebut akan ditahan oleh pihak bank dan dikembalikan saat pinjaman sudah dilunasi oleh nasabah.

Sayangnya, ada beberapa kerugian yang didapatkan dari meminjam uang melalui bank. Misalnya, proses pencairan dana pinjaman yang lama. Biasanya pencairan dana dilakukan tergantung pada berapa banyak nasabah yang menyetorkan uang ke bank.

Lambat atau cepatnya pencairan dana juga bergantung kepada kredibilitas nasabah. Biasanya nasabah yang sebelumnya pernah menerima pinjaman dana tetapi mengalami kendala dalam proses pelunasan akan lama proses pencairannya.

Hal ini juga berlaku sebaliknya. Nasabah yang pernah melakukan peminjaman dan selalu membayar cicilan utang bank tepat waktu akan lebih dipercaya oleh pihak bank. Alhasil, dana pinjaman akan dicairkan.

Sehingga, meminjam uang dari lembaga perbankan tidak bisa diandalkan jika kita sedang membutuhkan dana dalam waktu yang cepat.

Selain itu, proses untuk mendapatkan dana pinjaman dari lembaga perbankan sangatlah panjang dan rumit. Ada banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi calon peminjam seperti KTP pasangan suami istri, slip gaji, rekening listrik, pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), dan jaminan berupa sertifikat yang berharga.

Dana tidak langsung dicairkan begitu syarat-syarat tersebut lengkap. Masih ada survei yang dilakukan oleh pihak bank untuk menentukan apakah calon peminjam layak mendapatkan pinjaman atau tidak. Survei tersebut juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan calon peminjam dalam membayar cicilan pinjaman.

Kerugian lain dalam meminjam uang dari lembaga perbankan adalah adanya bunga yang dikenakan setiap menyetorkan cicilan.

Setoran pinjaman bank harus dibayarkan tepat waktu. Jika tidak dibayarkan tepat waktu maka jaminan tersebut akan disita dan ada tambahan bunga.

2) Pegadaian

Lembaga keuangan lain yang bisa melayani peminjaman uang adalah pegadaian. Meminjam dana di pegadaian harus disertai jaminan. Akan tetapi jaminan meminjam uang di pegadaian bisa beragam. Mulai dari sertifikat tanah, BPKB, logam mulia, sampai ponsel.

Akan tetapi, besarnya dana yang didapat dari pegadaian tidak bisa kita tentukan sendiri. Pihak pegadaian yang akan menentukan besarnya dana yang akan dipinjamkan sesuai dengan nilai barang yang digadaikan.

Barang yang digadaikan akan menjadi milik pegadaian dan bisa dilelang jika peminjam tidak mengembalikan dana pinjaman tersebut.

3) Lembaga Peminjaman Dana Online

Kemajuan teknologi turut membawa kemudahan dalam hal peminjaman dana. Sekarang sudah ada banyak lembaga peminjaman dana secara online yang bisa ditemukan di internet, seperti TunaiKu, UangTeman, dan masih banyak lagi.

Melalui lembaga peminjaman dana online kita bisa mendapatkan pinjaman uang dari teman dunia maya dengan berlandaskan kepercayaan.

4) Perusahaan

Orang-orang yang bekerja di perusahaan tertentu memiliki hak untuk mendapatkan pinjaman dari perusahaan. Pinjaman ini disebut dengan kasbon. Kasbon sendiri bisa dilunasi dengan pemotongan gaji setiap bulan sampai pinjaman tersebut dilunasi.

5) Dealer Kendaraan Bermotor

Dealer kendaraan bermotor tidak hanya menjadi tempat untuk membeli dan menjual kendaraan bermotor. Beberapa tahun terakhir dealer kendaraan bermotor menjadi lembaga penyedia dana pinjaman.

Untuk mendapatkan pinjaman dari dealer kendaraan bermotor biasanya dilakukan dengan jaminan berupa BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor).

Jika peminjam tidak bisa mengembalikan dana yang dipinjam maka kendaraan bermotor yang dijadikan jaminan akan menjadi milik dealer.

6) Koperasi

Koperasi merupakan lembaga penyedia dana pinjaman yang paling sering dipilih. Hal ini dikarenakan pinjaman koperasi tanpa jaminan dan bunga yang dikenakan jumlahnya kecil.

Pinjaman koperasi tanpa jaminan hanya terbatas untuk anggota koperasi saja. Oleh karena itu, kita harus mendaftar sebagai anggota koperasi jika ingin mendapatkan pinjaman koperasi tanpa jaminan.

Tidak ada syarat khusus untuk menjadi anggota koperasi. Siapa saja bisa menjadi anggota koperasi asal membayar setoran. Setoran di koperasi terdiri dari beberapa jenis yang dinamakan simpanan.

Simpanan dalam koperasi biasanya terdiri dari tiga jenis yaitu simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela.

Simpanan pokok adalah simpanan yang harus dibayarkan pada saat mendaftar menjadi anggota koperasi.

Simpanan wajib adalah simpanan yang dibayarkan oleh anggota koperasi setiap bulan atau setiap minggu sesuai dengan kesepakatan pada saat rapat anggota koperasi.

Baca juga: Produk Kartu Kredit Bank Mega

Baca juga: Melakukan Pinjaman Uang tanpa Jaminan dengan Mudah

Simpanan sukarela adalah simpanan yang dibayarkan oleh anggota koperasi. Tidak ada ketentuan untuk nominal simpanan sukarela. Namun, besarnya simpanan sukarela akan menentukan besarnya bunga yang didapat saat pembagian bunga koperasi kepada seluruh anggota koperasi.

Nantinya seluruh simpanan yang disetorkan oleh anggota koperasi menjadi sumber dana untuk pinjaman koperasi tanpa jaminan kepada seluruh anggota koperasi.

Memang benar jika meminjam uang di koperasi termasuk golongan pinjaman koperasi tanpa jaminan. Namun, pencairan dana pinjaman koperasi tanpa jaminan ditentukan oleh siklus keuangan koperasi tersebut.

Jika anggota koperasi yang menerima pinjaman koperasi tanpa jaminan membayar cicilan beserta bunga cicilan tepat waktu maka siklus keuangan koperasi berjalan lancar.

Koperasi bisa memberikan dana pinjaman koperasi tanpa jaminan dengan mudah karena arus uang yang masuk dan keluar seimbang.

Sedangkan, jika anggota koperasi yang menerima pinjaman koperasi tanpa jaminan tidak mengembalikan uang yang dipinjamnya maka siklus keuangan koperasi akan macet.

Proses pinjaman koperasi tanpa jaminan tidak berjalan lancar karena arus uang yang masuk dan keluar tidaklah seimbang.

Oleh karena itu, kesadaran anggota koperasi untuk melunasi pinjaman koperasi tanpa jaminan sangatlah penting untuk keberlangsungan koperasi.

Beberapa koperasi yang bisa melayani pinjaman koperasi tanpa jaminan antara lain:

  • Koperasi Dana Rahayu

Koperasi Dana Rahayu yang bisa diakses melalui www.koperasidanarahayu.com membuka layanan pinjaman koperasi tanpa jaminan kepada seluruh anggotanya.

Dengan motto “Semua Bisa Diatur”, Koperasi Dana Rahayu menyediakan pinjaman koperasi tanpa jaminan yang terdiri dari tiga jenis, yaitu pinjaman serba guna, pinjaman sepeda motor, dan pinjaman modal usaha.

  • Koperasi Kejujuran

Koperasi Kejujuran adalah koperasi simpan pinjam yang berbasis syariah. Untuk mendapatkan pinjaman koperasi tanpa jaminan dari Koperasi Kejujuran bisa dimulai dengan mengakses website resmi Koperasi Kejujuran di www.koperasikejujuran.com.

Koperasi Kejujuran melayani pinjaman dana untuk berbagai keperluan seperti riset dan pendidikan, modal usaha, keperluan mendesak, dan keperluan lainnya.

Karena Koperasi Kejujuran berbasis syariah maka proses transaksinya berdasarkan atas syariat Islam.

Selain itu, jangan pernah menunggak cicilan pinjaman koperasi tanpa jaminan di Koperasi Kejujuran atau tidak mengembalikan pinjaman dana dari koperasi ini. Hal ini dikarenakan ada menu “Maling Koperasi” pada website resmi Koperasi Kejujuran.

Menu ini memuat identitas dari peminjam yang menunggak atau tidak mengembalikan pinjaman dan besarnya pinjaman yang tidak dilunasi.

  • Koperasi K-Tras

Koperasi lain yang menerima layanan pinjaman koperasi tanpa jaminan adalah Koperasi K-Tras. Koperasi K-Tras bisa diakses melalui website www.koperasi.ktras.wordpress.com.

Pinjaman koperasi tanpa jaminan yang dilakukan di Koperasi K-Tras hanya diperuntukkan untuk anggota koperasi saja.

Untuk menjadi anggota Koperasi K-Tras, ada beberapa simpanan yang harus dibayarkan, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

  • Simpanan Pokok sebesar Rp 500.000,-
  • Simpanan Wajib sebesar Rp 20.000,- setiap bulan
  • Simpanan Berjangka sebesar Rp 2.000.000,- sampai dengan Rp 5.000.000,- dengan bunga 10% setiap tahun
  • Simpanan Sukarela

Adapun peminjaman dana di Koperasi K-Tras dimulai dengan cicilan Rp 230.000,- dengan bunga yang tidak melebihi 1,5%.

Secara umum, mendapatkan dana pinjaman dari koperasi lebih menguntungkan dibandingkan lembaga keuangan yang lain. Untuk lebih jelasnya di bawah ini ada penjelasan mengenai keuntungan meminjam uang dari koperasi.

  • Mekanisme Peminjaman yang Mudah

Mekanisme meminjam uang di koperasi sangatlah mudah, apalagi jika kita adalah anggota koperasi tersebut. Hal ini dikarenakan asas koperasi yang berbasis kekeluargaan dan kepercayaan. Sehingga, antar anggota dan pengurus koperasi pasti saling mengenal.

  • Tidak Ada Jaminan

Hal yang membuat orang-orang cenderung meminjam uang dari koperasi dibandingkan lembaga keuangan lain adalah tidak adanya jaminan seperti surat-surat berharga.

Tentu saja syarat ini sangat membantu orang-orang yang tidak memiliki sertifikat kepemilikan barang berharga dalam meminjam uang.

Akan tetapi, biasanya syarat peminjaman tanpa jaminan berlaku untuk peminjaman dengan nominal tertentu.

  • Bunga yang Ringan

Bunga adalah hal yang paling dipikirkan oleh orang-orang yang ingin meminjam uang. Banyak orang yang meminjam uang di lembaga keuangan selain koperasi yang menjatuhkan bunga hingga besarnya separuh dari jumlah pinjaman.

Hal ini berbeda dengan koperasi. Suku bunga yang ada dalam cicilan pinjaman koperasi sangatlah rendah.

Suku bunga yang rendah disebabkan karena tujuan awal dari koperasi yaitu ingin menyejahterakan seluruh anggotanya.

Koperasi juga tidak berlandaskan asas kapitalisme yang mencari keuntungan sebesar-besarnya. Landasan utama koperasi adalah kekeluargaan.

Leave a Reply