Mengenal Apa Itu Deposito Lebih Dalam

Melakukan investasi merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan hari esok dengan matang. Investasi banyak sekali bentuknya dapat berupa barang maupun dalam bentuk uang.

Menabung mungkin menjadi salah satu cara untuk invenstasi untuk kebutuhan masa depan. Dengan menabung juga Anda dapat mewujudkan keinginan yang sudah lama diimpikan.

Mungkin jika Anda menabung dengan cara menyimpan sendiri uang tersebut pasti suatu saat Anda akan merasa gemas dan ingin mengambilnya, dan hasilnya Anda tidak dapat menabung uang Anda.

Banyak sekali cara lain untuk menyimpan uang Anda salah satunya yaitu dengan mendepositkan uang Anda pada Bank. Sebelumnya apa itu deposito?

Mungkin banyak dari Anda yang belum memahami betul tentang deposito. Berikut akan dijelaskan mengenai deposito supaya Anda lebih memahami deposito dan tidak salah untuk mendepositkan uang Anda.

Pic Source: Pixabay.com

Apa Itu Deposito?

Secara umum deposito adalah menyimpan uang ke dalam rekening yang menempuh kesepakatan dengan pihak bank, dan simpanan uang tidak dapat diambil selama waktu yang telah ditentukan.

Jika melanggar ketentuan atau kesepakatan maka akan dikenakan sanksi yang telah disepakati.

Menurut undang-undang no 10 tahun 1998 deposito adalah simpanan pada bank yang penarikannya tidak dapat sembarang waktu, penarikannya hanya dapat dilakukan berdasarkan waktu yang telah disepakati oleh penyimpan dan pihak bank.

Sudah jelas bukan apa itu deposito dengan dua definisi tersebut? Jadi deposito memang menjadi salah satu cara untuk menyimpan uang dengan aman tanpa ada rasa keinginan dari Anda untuk mengambil kembali mengingat adanya perjanjian yang telah disepakati.

Dalam melakukan simpanan deposito, tentu ada keuntungan dan kerugiannya dalam mendepositkan uang Anda.

Keuntungan Deposito

setelah mengetahui apa itu deposito, sekarang Anda perlu mengetahui keuntungan dari deposito, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk Anda ketika memilih berinvestasi dengan berdeposito.

  1. Sebagai salah satu sarana investasi yang memberi keuntungan

Jika dibandingkan dengan ivestasi saham, berinvestasi dengan mendepositkan uang Anda pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dijamin sangat aman walaupun membutuhkan beberapa syarat tertentu yang harus disepakati.

Dengan menggunakan deposito jumlah uang Anda yang didepositkan lebih terjaga dengan sangat baik.

Jika dengan saham Anda berinvestasi memiliki resiko yang dapat mempengaruhi nilai pokok dari jumlah dana awal yang telah dimiliki, pengaruh buruknya yaitu berkurangnya nilai pokok dari jumlah dana awal.

Selain itu juga nilai pokok akan dipengaruhi oleh adanya pergerakan kondisi pasar saham. Maka dari itu mendepositkan uang Anda untuk berinvestasi lebih baik dibandingkan dengan berinvestasi saham.

  1. Memiliki suku bunga yang cukup tinggi

Jika dibandingkan dengan tabungan biasa, nilai suku bunga deposito lebih tinggi dibandingkan dnegan tabungan pada rekening biasa.

Pada tabungan rekening biasa juga akan dikenai potongan administrasi setiap bulannya, sedangkan pada deposito tabungan Anda tidak akan dikenai potongan administrasi sedikitpun.

  1. Dapat lebih mudah dalam mengakses bunga dari deposito

Pada ketentuan yang sesungguhnya penyimpan atau pemilik deposito tidak diperbolehkan mengakses dalam bentuk apapun pada uang depositonya, selain pada tanggal atau waktu yang telah disepakati.

Namun sekarang sudah ada beberapa Bank yang ada di Indonesia yang memperbolehkan pemilik deposito mengakses bunga yang dihasilkan dari tabungan deposito dengan cara mentransferkannya pada nomer rekening yang dikehendaki.

Dengan begitu Anda sebagai pemilik tabungan deposito bisa tetap mendapatkan bunga dari dana deposito Anda secara rutin sehingga Anda mendapatkan pemasukan tambahan dari tabungan deposito Anda sendiri.

  1. Memiliki resiko kerugian yang kecil

Adanya fluktuasi pasar membuat Anda yang berinvestasi dengan saham akan khawatir, karena akan mempengaruhi nilai awal yang telah dimiliki.

Namun, dengan memiliki tabungan deposito adanya fluktuasi tidak mempengaruhi nilai awal deposito Anda. Uang Anda juga akan terjaga dari penyelewengan dana karena adanya LPS.

Jika terjadi kebangkrutan pada Bank yang Anda gunakan untuk menyimpan uang, maka dengan melalui LPS menjamin dana dari setiap pemilik deposito yang telah dirugikan dengan nominal mencapai Rp 2 milyar dengan suku bunga yang dapat diberikan hingga 7,5% untuk setiap Bank. Dengan ketentuan Bank yang mengalami kebangkrutan telah terdaftar dalam LPS.

Kelemahan Deposito

Setelah mengetahui apa itu deposito dan keuntungan deposito, Anda juga perlu mempertimbangkannya dengan memahami kelemahan deposito. Sehingga dalam memilih cara untuk berinvestasi tidak merugikan Anda.

  1. Hasil imbal yang rendah

Deposito memang merupakan bentuk investasi yang sangat aman. Namun dengan demikian, hasil imbalan yang diperoleh bisa disebut sangat rendah bahkan paling rendah dari investasi-investasi yang lain seperti investasi saham.

  1. Deposito lemah terhadap inflasi

Jika saja sedang terjadi inflasi yang tinggi maka setinggi apapun nilai bunga yang akan diberikan tidak ada artinya.

Misalnya Indonesia pernah mengalami inflasi sebut saja pada tahun 2012 dengan jumlah angka yang mencapai 5,8% sedangkan rata-rata dari suku bunga pada deposito yaitu 3,4% sampai 5,4%.

Sementara itu jumlah tersebut tidak termasuk dalam potongan pajak deposito sebanyak 20% dari bunga untuk deposito lebih dari 7,5%.

Oleh karena itu nilai bunga tidak akan berpengaruh apa-apa untuk nilai awal deposito Anda. Termasuk tidak memberikan keuntungan apa-apa.

  1. Nilai investasi tidak akan pernah bertambah

Nilai investasi tidak akan pernah bertambah disebabkan karena pemiliki tabungan deposito tidak dapat berkesempatan untuk ikut terlibat langsung dalam mengolah dana tersebut.

Sehingga tidak akan ada cara apapun untuk bisa meningkatkan jumlah investasi dalam bentuk tabungan deposito.

Baca juga: Cara Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan

Baca juga: Cara Mudah Mendapat Pinjaman dari Gadai Emas di Pegadaian

Nah, Anda sudah mengetahui apa itu deposito, keuntungan deposito dan kelemahan deposito. Dengan begitu Anda dapat mempertimbangkan investasi dalam bentuk apa yang lebih aman.

Berdasarkan informasi apa itu deposito, keuntungan dan kelemahan deposito. Deposito juga dapat dikatakan investasi yang aman karena tidak berdampak secara langsung terhadap fluktuasi pasar.

Kemungkinannya hanya dua antara untung walaupun sedikit atau tidak untung sama sekali, namun tidak mengalami kerugian yang sangat besar.

Jenis-Jenis Deposito

Dalam melakukan deposito, selain Anda perlu mengetahui apa itu deposito, keuntungan deposito, dan kelemahan yang dimiliki deposito.

Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis deposito yang dapat Anda gunakan dalam berinvestasi.

  1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakan deposito yang dimunculkan secara berjangka berdasarkan jangka waktu tertentu mulai dari 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan, atau 24 bulan yang sesuai dengan rentan waktu yang telah disepakati antara pemilik deposito dengan pihak bank.

Karena uang yang disimpan dengan cara deposito hanya dapat diambil pada waktu yang telah ditentukan. Deosito berjangka juga merupakan salah satu jenis deposito yang paling sering digunakan di Indonesia.

  1. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan jenis penyimpanan uang yang diberikan kepada pemilik deposito yang disertai sertifikat dengan waktu 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Sertifikat tersebut dapat digunakan untuk memindahtangankan atau dijual kepada calon pemilik baru sehingga sertifikat tersebut tidak mengacu nama lembaga maupun nama seseorang.

Bunga dari sertifikat deposito dapat dicairkan dimuka, setiap bulan, atau setiap jatuh tempo, secara tunai atau non tunai.

  1. Deposito On Call

Deposito on call merupakan salah satu jenis deposito yang paling singkat waktunya, dengan jangka waktu paling sedikit tujuh hari atau satu minggu dan paling lama tidak lebih dari satu bulan.

Deposit ini diadakan dengan mengatasnamakan pemiliki dengan jumlah yang besar. Bunga dapat dicairkan pada saat pencairan deposito on call dengan ketentuan bahwa pemilik deposito akan mengambil atau mencairkan tabungannya yang sebelumnya memberi tahu terlebih dahulu pada pihak Bank.

Besarnya bunga dapat dihitung setiap bulan bergantung hasil negosiasi antara pemiliki deposito dengan pihak Bank.

Demikian jenis-jenis deposito seperti apa itu deposito berjangka, apa itu sertifikat deposito, dan apa itu deposito on call yang dapat Anda ketahui sehingga Anda dapat mempertimbangkan akan memilih jenis deposito yang mana yang akan Anda gunakan.

Ciri Khas Deposito

Selain itu ada pula ciri-ciri deposito yang dapat Anda ketahui untuk dapat memahami perbedaan berinvestasi deposito dan berinvestasi dengan investasi saham, obligasi, dan emas.

  1. Minimal Setoran

Secara umum saat Anda membuka rekening baru pasti terdapat ketentuan mengenai batas minimal tabungan yang harus Anda bayar untuk pertama kalinya.

Sama hanya dengan tabungan deposito yang pada umumnya memiliki setoran tabungan awal yaitu minimal Rp. 5.000.000,- namun untuk sebagian Bank memiliki kebijakan masing-masing mengenai minimal setoran yang harus dibayarkan saat pertama kali.

  1. Jangka Waktu Simpanan

Seperti sudah banyak yang dijelaskan diatas bahkan definisi dari apa itu deposito sudah menyebutkan salah satu ciri deposito ini, bahwa deposito memiliki jangka waktu yang telah disepakati.

Maka dari itu pemiliki deposito tidak dapat mengambil tabungan deposito diluar waktu yang telah disepakati.

Deposito ini sangat cocok untuk Anda yang mengalami kesulitan ketika menabung sendiri. Dengan deposito Anda memiliki semacam penahan untuk mengambil uang tabungan Anda.

  1. Pencairan Dana

Masih berkaitan dengan definisi apa itu deposito dan ciri-ciri jangka waktu simpanan, pencairan dana yang dapat dilakukan pada tabungan deposito Anda adalah sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati oleh pihak pemiliki tabungan deposito dengan pihak Bank.

Berbeda dengan tabungan rekening biasa yang dapat sewaktu-waktu Anda cairkan ketika Anda membutuhkannya.

  1. Bunga Deposito

Bunga pada tabungan deposito lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan rekening biasa. Karena ketika Anda menabung tabungan deposito maka akan adanya limitasi jangka waktu yang akan diberikan.

Hal tersebut membuat deposito termasuk cara investasi yang cukup menguntungkan dibanding investasi saham, emas, maupun obligasi.

  1. Risiko Rendah

Telah dijelaskan sebelumnya sedikit pada bagian apa itu deposito dan keunggulan deposito, bahwa resiko kerugian sangat rendah jika Anda memilih deposito sebagai cara investasi Anda.

Pastikan Bank yang Anda gunkan adalah Bank yang telah tercatat dalam LPS dengan ketentuan tertentu.

Demikian informasi-informasi yang Anda butuhkan jika Anda memilih deposito sebagai cara untuk berinvestasi atau sebagai cara untuk Anda memiliki simpanan yang aman dan menguntungkan.

Informasi-informasi mulai dari apa itu deposito hingga informasi ciri-ciri deposito yang dapat menjadi bahan pertimbangan ketika Anda akan melakukan investasi.

Leave a Reply