Mengenal Deposito BNI Syariah

Salah satu produk deposito dari bank yang bisa kita manfaatkan ialah BNI Deposito iB Hasanah. Deposito BNI Syariah ini merupakan investasi jangka panjang yang akan dikelola menggunakan prinsip syarian.

Investasi ini ditujukan untuk nasabah baik perorangan maupun perusahaan.

Dalam deposito syariah ini, akan digunakan akad mudharabah sehingga lebih Islami.

Fasilitas yang ditawarkan di antaranya adalah bilyet deposito, pilihan mata uang Rupiah hingga US Dollar, serta pilihan jangka waktu 1, 3, 6 dan 12 bulan.

Manfaat dari deposito BNI Syariah ini di antaranya adalah bisa digunakan untuk perorangan ataupun perusahaan. Bagi hasil akan ditransfer ke rekening giro, tabungan ataupun menambah pokok investasi atau kapitalisasi.

gambar Deposito BNI Syariah

Pic Source: Pixabay.com

Tersedia pula fitur ARO atau Automatic Roll Over, yaitu fitur perpanjangan otomatis apabila deposito jatuh tempo belum juga dicairkan.

Deposito BNI Syariah ini juga bisa dijadikan sebagai agunan atau jaminan pembiayaan. Nisbah bagi hasil dari deposito juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan nisbah tabungan.

Keuntungan Deposito BNI Syariah

Nisbah bagi hasil untuk satu bulan adalah 46% untuk nasabah dan 54% untuk bank. Nisbah bagi hasil tiga bulan adalah 47% untuk nasabah serta 53% untuk bank. Dan untuk 6 bulan adalah 49% untuk nasabah serta 51% untuk bank.

Untuk dua belas bulan, bagi hasilnya adalah 50% untuk nasabah dan bank.

Persyaratan serta tata cara deposito di bank BNI adalah sebagai berikut. Diperlukan dokumen berupa KTP untuk nasabah perorangan serta legalitas perusahaan khusus untuk nasabah perusahaan.

Setoran awal minimal yang diperlukan adalah sebesar Rp1.000.000. Sementara biaya yang dikenakan adalah biaya materai.

Tidak seperti umumnya deposito konvensional, deposito BNI Syariah tidak akan dikenakan bunga.

Yang ada dalam deposito syariah adalah bagi hasil. Perhitungan keuntungannya juga tetap menguntungkan nasabah. Inilah yang membuat deposito syariah terbilang lebih syari dan menyasar segmen nasabah Muslim.

Deposito syariah telah banyak ditawarkan beberapa bank swasta yang ada di Indonesia. Sama halnya seperti deposito konvensional, deposito syariah juga banyak dianggap sebagai salah satu cara aman dalam memulai investasi.

Sebelum mendaftar, kita bisa membandingkan aneka produk deposito syariah yang berasal dari beberapa bank berbeda. Kita bisa mencoba aneka aplikasi perbandingan deposito online yang akan menampilkan beragam kelebihan produk serta perhitungan secara lengkap.

Sistem Bagi Hasil Deposito BNI Syariah

Pembagian keuntungan pada deposito BNI Syariah menggunakan prinsip bagi hasil, bukan bunga seperti pada deposito konvensional. Pembagian keuntungan ini turut dikenal dengan nama nisbah.

Besar nilainya juga tidak akan tetap di tiap bulannya. Mengapa demikian?

Ini karena besaran nisbah pada deposito BNI Syariah akan bergantung pada keuntungan bank dalam jangka waktu yang tertentu serta sesuai kinerja bank.

Ini tentu berbeda dengan deposito konvensional di mana pembagian keuntungan akan diberikan melalui bunga tetap serta berlaku hingga akhir jangka waktu saat deposito tersebut berakhir.

Karena itulah saat kita mengikuti deposito di bank syariah, apabila bank sedang mengalami kinerja yang baik maka kita juga akan mendapat bagi hasil deposito bank syariah tertinggi.

Sementara apabila kinerja bank sedang tidak cukup baik, kita juga tidak akan mendapat keuntungan atau bagi hasil yang tinggi.

Investasi penanaman modal di bank syariah sendiri akan diteruskan pada sektor usaha yang halal. Seperti manajer investasi, bank syariah akan dapat menggunakan aneka indikator ekonomi serta keuangan dalam mencerminkan kinerja sebuah sektor guna menghitung ekspektasi serta proyek return investasi.

Perhitungan Untung Deposito BNI Syariah

Termasuk di antaranya adalah indikator historis yaitu track record dari aktivitas investasi yang terjadi pada bank syariah yang sudah dilakukan. Bagi hasil deposito bank syariah tertinggi juga akan ditetapkan menggunakan persentase.

Sebagai contoh adalah apabila saat mendepositokan dana kita diberikan nisbah dengan persentase 60:40, maka ini artinya kita akan mendapat bagian sebesar 60% dan 40% sisanya untuk bank. Persentase ini juga akan digunakan bank dalam menghitung bagi hasil pada bulan berikutnya.

Nilai dari persentase ini juga akan bergantung pada jangka waktu yang diambil untuk investasi. Semakin besar jangka waktunya maka akan semakin besar juga persentase yang didapat.

Sebagai contoh apabila jangka waktunya satu bulan dan persentase pembagiannya 50:50, maka dalam jangka waktu 12 bulan persentasenya akan menjadi 55:45.

Pembagian keuntungan ini juga memiliki rumusnya sendiri. Rumusnya adalah (nominal deposito : nominal seluruh deposito) x persentase bagi hasil x keuntungan bank di bulan tersebut.

Agar lebih memahami rumus pembagian keuntungan deposito BNI Syariah, berikut adalah ilustrasi penghitungannya.

Apabila diketahui nominal deposito Rp 10.000.000 dalam jangka waktu satu bulan dan jumlah seluruh deposito pada bank yang jangka waktunya sama-sama satu bulan adalah Rp 5.000.000.000.

Keuntungan bagi hasil dari seluruh deposito dengan jangka waktu satu bulan adalah Rp 50.000.000.

Nisbah bagi hasil dalam jangka waktu satu bulan adalah sebesar 55% untuk nasabah serta 45% untuk bank. Maka, perhitungan bagi hasilnya adalah sebagai berikut.

(Rp 10 juta : Rp 5 milyar) x 55% x Rp 50 juta = Rp 55.000. Maka, berdasarkan ilustrasi di atas, pada bulan berikutnya kita akan mendapat nisbah bagi hasil dari pihak bank sebesar Rp 55.000. Cukup menguntungkan, bukan?

Baca juga: Hotel Bintang 5 di Jakarta Terbaik

Baca juga: Tranksaksi dengan Kartu Kredit? BNI Bisa Jadi Pilihan!

Cara deposito di Bank BNI memang terbilang mudah dan persyaratannya ringan. Hal inilah yang membuat deposito di Bank BNI banyak dipilih. Hal lain yang menjadikannya banyak dipilih nasabah adalah tata caranya yang sesuai syariat Islam yaitu tanpa adanya bunga. Sehingga, deposito syariah ini tidak tergolong dalam riba.

Investasi dengan cara deposito ini sendiri sudah banyak digunakan. Tujuannya tentu untuk mendapat keuntungan dalam jangka panjang.

Investasi akan sangat menguntungkan di masa depan terutama saat kita tengah membutuhkan banyak dana untuk berbagai keperluan. Sebut saja untuk modal usaha, biaya sekolah anak, membeli rumah dan lain-lain.

Apalagi, dengan harga-harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak tiap tahunnya, berinvestasi melalui deposito akan membantu kita dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa yang akan datang.

Investasi dapat membantu agar kondisi keuangan kita tetap stabil.

Adanya deposito BNI Syariah akan sangat membantu nasabah BNI dalam berinvestasi secara aman dan sesuai syariat Islam yang berlaku.

Persyaratan yang mudah dilengkapi dan tata cara yang cukup sederhana juga membuat semakin banyak orang beralih pada sistem syariah ini. Kelebihannya terbilang banyak apabila dibandingkan dengan sistem konvensional.

Pengalaman deposito BNI Syariah dari sejumlah nasabah juga rata-rata menunjukkan kepuasan mereka akan program deposito syariah BNI. Kita tidak perlu ragu dalam ikut serta berinvestasi melalui BNI Syariah.

Segera datangi kantor cabang BNI Syariah terdekat di kota masing-masing guna mendapat informasi lengkap seputar deposito dan mengikuti programnya.

Demikian adalah pengertian, tata cara hingga kelebihan dari sistem deposito bank BNI Syariah. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat terutama untuk kita yang hendak melakukan investasi syariah secara aman dan sesuai syariat.

Leave a Reply