Mengenal Tabungan Rencana Mandiri

Menabung adalah salah satu cara dalam mempersiapkan kebutuhan di masa yang akan datang. Namun, menabung yang dimaksud di sini tak sekedar membuka tabungan yang akan digunakan dalam transaksi transfer ataupun tarik tunai. Yang dimaksud adalah menyimpan uang dengan sungguh-sungguh selama jangka waktu tertentu.

Khusus untuk tujuan satu ini, kita bisa membuka tabungan yang secara khusus akan merencanakan kebutuhan di masa yang akan datang. Salah satunya adalah tabungan rencana Mandiri dari Bank Mandiri.

Dalam tabungan ini, kita selaku nasabah akan dapat membuka tabungan serta melakukan setoran secara rutin.

gambar tabungan rencana Mandiri

Pic Source: Pixabay.com

Besaran setoran rutin ini minimalnya adalah sebesar Rp 100.000 serta dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Penghasilan yang didapat per bulannya dapat disisihkan untuk kebutuhan yang akan datang.

Sebagai contoh apabila kita memiliki penghasilan Rp 3.000.000 per bulannya, maka kita perlu untuk menyisihkan Rp 500.000 untuk tabungan rencana Mandiri ini. Membuka tabungan rencana ini sendiri bisa dilakukan di kantor cabang Bank Mandiri terdekat.

Syarat Tabungan Rencana Mandiri

Syarat-syarat yang harus dipenuhi di antaranya adalah mengisi formulir untuk pembukaan tabungan rencana. Tabungan ini tidak memiliki biaya administrasi bulanan sehingga nominal akan tetap utuh sesuai dana yang disimpan.

Selain itu, kita juga dapat menentukan jangka waktu tabungan yang direncanakan, mulai dari satu tahun hingga dua puluh tahun. Contohnya adalah apabila kita menyimpan dana sebesar Rp 500.000 per bulan dalam jangka waktu dua puluh tahun, maka pada saat tabungan diambil nilainya adalah sebesar Rp 120.000.000.

Tabungan rencana Mandiri ini sendiri merupakan produk tabungan rencana berjangka dari pihak Bank Mandiri. Jangka waktunya telah disepakati nasabah dengan pihak bank. Tabungan rencana juga akan menggunakan metode autodebet di tanggal yang sudah ditetapkan pihak bank Mandiri.

Jenis tabungan ini diperuntukkan bagi nasabah dari tabungan produk lain yang ada di Bank Mandiri. Produk tabungan ini sendiri memiliki beragam manfaat yang bisa membantu nasabah dalam memulai disiplin menabung menggunakan metode autodebet.

Tiap nasabah tabungan rencana Mandiri akan mendapat loyalti berupa Mandiri Fiesta Poin. Fiesta Poin ini dapat digunakan untuk berbagai promo diskon pada merchant yang sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri. Program ini akan memungkinkan kita untuk menabung secara otomatis dari rekening tiap bulannya.

Manfaat Tabungan Rencana Mandiri

Manfaat memiliki tabungan berjangka terbaik dari Bank Mandiri sangat beragam. Di antaranya adalah nasabah bisa mendapat aneka penawaran menarik seperti voucher, diskon makan hingga fasilitas travelling melalui Mandiri Fiesta Poin yang didapatkan. Makin banyak dana saldo di Mandiri Tabungan, maka rewards yang didapatkan juga akan semakin banyak.

Setoran bulanannya juga ringan, yaitu hanya Rp 100.000 saja. Nasabah juga dapat menambahkan dana ke tabungan ini di luar setoran bulanan. Suku bunga tinggi apabila dibandingkan dengan produk tabungan yang biasa, yaitu mencapai 3.25 persen.

Tabungan rencana Mandiri juga bisa dimiliki perorangan maupun badan usaha. Khusus bagi badan usaha, pemilik perusahaan haruslah memiliki rekening giro Mandiri dan karyawan juga harus memiliki rekening di tabungan Mandiri.

Keuntungan yang bisa didapatkan dari tabungan berjangka terbaik ini di antaranya adalah nasabah akan mendapat perlindungan asuransi jiwa secara gratis. Bank Mandiri telah bekerja sama dengan AXA Mandiri Financial Services dalam memberikan perlindungan asuransi untuk penabung sebesar Rp 5.000.000 per bulan tiap nasabah.

Biaya administrasi yang dikenakan juga Rp 0 alias tidak ada sama sekali. Tersedia pula fitur ARO dalam melakukan perpanjangan otomatis jangka waktu yang dapat disesuaikan dengan keinginan nasabah.

Persyaratan dalam pengajuan tabungan rencana Mandiri adalah sebagai berikut. Produk ini terbuka untuk WNI maupun WNA. Dokumen yang harus dipersiapkan antara lain adalah KTP untuk WNI dan Paspor serta KIMS atau KITAS khusus untuk WNA.

Tabungan rencana Mandiri diambil sebelum jatuh tempo akan dikenakan biaya penalti sebesar Rp 150.000 dan juga biaya administrasi sebesar Rp5 .000. Saat tabungan sudah jatuh tempo, maka rekening akan secara otomatis tertutup lalu dana tabungan dikreditkan ke dalam rekening sumber dana milik nasabah.

Untuk nasabah yang memiliki fitur ARO atau perpanjangan otomatis, langsung saja datangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat agar dapat melakukan transaksi dana tabungan.

Tabungan rencana Mandiri tentu berbeda dengan tabungan biasa. Apabila kita membuka rekening Mandiri tabungan rencana, maka kita akan mendapat perlindungan asuransi secara gratis karena premi asuransinya akan dibayar oleh pihak bank. Bunga yang didapat juga lebih tinggi.

Tabungan ini telah secara khusus dirancang agar kita bisa merencanakan masa depan dengan lebih mudah, tanpa ada halangan apapun.

Seperti apa perlindungan asuransi yang akan didapatkan? Apabila nasabah mengalami Ketidakmampuan Total Tetap ataupun meninggal dunia, maka pihak asuransi akan meneruskan setoran rutin bulanan maksimal Rp 5.000.000 per bulan tiap nasabah. Pada akhir jangka waktu yang telah ditentukan, nasabah dapat tetap menerima hasil tabungan dan bunga.

Kita juga dapat memperoleh sisa dari setoran rutin bulanan di muka. Ini bisa didapat setelah Net Present Value atau NPV diperhitungkan menggunakan tingkat suku bunga atau diskonto yang tengah berlaku.

Kita bisa mendapat perlindungan asuransi dari tabungan berjangka terbaik ini dengan mengisi aplikasi pembukaan rekening, tanpa harus melakukan medical check up. Jika sudah terdaftar dalam Mandiri Tabungan Rencana, maka secara otomatis kita sudah mendapat perlindungan asuransi.

Syarat membuka tabungan rencana Mandiri ini juga mudah. Kita hanya perlu untuk memiliki rekening sumber dari Mandiri Giro atau Mandiri Tabungan, usia minimal 18 tahun dan maksimal 70 tahun serta mengisi formulir aplikasi serta pernyataan kesehatan.

Baca juga: Informasi Bunga Deposito BRI

Baca juga: Cara Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Cara Setoran Tabungan Rencana Mandiri

Cara setornya adalah kita harus memiliki rekening di Mandiri Giro atau Mandiri Tabungan, agar bisa melakukan setoran secara otomatis dari rekening tersebut. Penabung cukup menjaga agar saldo pada tanggal yang ditentukan tersedia agar bisa dipindahkan secara otomatis ke rekening Mandiri rencana tiap bulannya.

Jika dalam waktu tiga bulan berturut-turut penabung tidak dapat membayar setoran secara rutin, maka sistem akan secara otomatis menutup rekening tabungan rencana Mandiri. Kita juga bisa mengubah baik menambah atau mengurangi setoran rutin tiap bulannya.

Apabila terjadi Ketidakmampuan Total Tetap, maka pihak asuransi akan mengganti nilai pertanggungan berdasarkan rata-rata setoran selama enam bulan terakhir sebelum diajukan klaim. Jadi, bukan berdasarkan nilai setoran pada bulan terakhir, melainkan dirata-rata berapa setoran enam bulan terakhir.

Tabungan rencana Mandiri juga bisa dibuka oleh pengusaha atas nama masing-masing pegawainya. Pengusaha harus menyediakan rekening Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro yang nantinya akan berfungsi sebagai rekening sumber guna penyediaan setoran rutin bulanan masing-masing pegawai.

Tiap pegawai juga harus memiliki Mandiri Tabungan sebagai rekening penampung apabila tabungan rencana Mandiri sudah jatuh tempo. Jadi, saat tabungan ini sudah jatuh tempo, dana yang terkumpul akan dapat dipindahbukukan ke rekening Mandiri masing-masing pegawai, bukan ke rekening perusahaan.

Leave a Reply