Peluang Usaha Kuliner Ringan Modal Kecil Tapi Prospek Cerah

Bisnis kuliner termasuk ke dalam bisnis yang tidak akan pernah mati. Hal ini terutama karena makanan merupakan salah satu dari tiga kebutuhan pokok manusia, di samping pakaian dan rumah. Bisnis makanan terbagi menjadi tiga, yaitu makanan berat, makanan ringan dan minuman.

Termasuk dalam makanan berat adalah nasi serta lauk pauk. Makanan berat ini adalah makanan yang biasa kita konsumsi tiga kali sehari atau disebut juga makanan pokok.

Sementara makanan ringan atau camilan adalah makanan yang dikonsumsi di sela-sela waktu makan. Porsinya sedikit dan tidak terlalu mengenyangkan karena tidak banyak mengandung karbohidrat. Sedangkan yang termasuk dalam minuman di antaranya seperti jus buah serta milkshake.

Bisnis makanan ringan unik terutama banyak digemari dan dijalani karena orang-orang pada dasarnya suka ngemil. Camilan atau makanan ringan di sela-sela waktu makan dapat menjadi teman begadang, menonton pertandingan sepakbola hingga mengerjakan tugas hingga larut malam.

Camilan juga biasa disuguhkan sebagai hidangan untuk tamu yang berkunjung ke rumah. Ragam camilan juga sangat banyak macamnya, mulai dari kue, keripik, pastel, risol, dan lain sebagainya.

Sebagai makanan pengisi waktu luang, tidak heran apabila penjual makanan ringan bisa dengan mudah kita temukan hampir di berbagai tempat. Mulai dari di sekitar sekolahan, pusat oleh-oleh hingga di dalam pusat perbelanjaan.

Bisnis makanan ringan juga termasuk ke dalam usaha kuliner modal kecil. Ini karena makanan ringan relatif tidak membutuhkan modal sebanyak makanan berat. Cara memasaknya juga terbilang sederhana.

Rata-rata makanan ringan dibuat dengan cara digoreng. Bahan utama dari makanan ringan juga mudah untuk didapatkan sehingga harga jualnya relatif murah. Murahnya harga jual ini juga membuat banyak orang tertarik untuk membeli makanan ringan.

Kita bisa menjual makanan ringan ini di dekat sekolah, di sekitar rumah atau dijajakan pada teman-teman kampus. Apalagi kini dengan semakin maraknya media sosial, marketplace serta aplikasi chatting, promosi serta pemasaran produk makanan ringan akan menjadi semakin mudah, cepat dan praktis.

Pic Source: Pixabay.com

Usaha kuliner yang menjanjikan ini juga pastinya dapat mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit. Jika dijalani secara serius dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin bisnis ini bisa terus berkembang dan menjadi semakin besar. Usaha kuliner juga bisa jadi akan membuka lapangan pekerjaan.

Namun, tentu saja semuanya diawali dari bawah. Sebelum menghitung keuntungan yang didapat dari usaha kuliner modal kecil ini, terlebih dahulu kita lihat macam-macam makanan ringan atau camilan yang dapat diproduksi untuk usaha kuliner serta memiliki potensi sukses yang besar.

Pilihan Makanan Ringan yang Disukai: Pop Corn, Jamur Crispy dan Tela-Tela

Bisnis makanan ringan unik yang pertama adalah popcorn atau brondong jagung. Kita pasti familiar dengan makanan ini sebagai camilan di dalam bioskop sembari menonton film. Tapi, brondong jagung tidak hanya dapat dinikmati sambil nonton film saja.

Dengan rasa yang renyah dan asin, brondong jagung juga dapat disantap di waktu luang saat kita berada di rumah atau sekedar menonton TV di dalam rumah saja. Sesuai namanya, brondong jagung terbuat dari jagung yang dimasak dengan menggunakan wajan khusus hingga meletup dan merekah.

Popcorn biasanya akan dikemas dalam wadah kertas berukuran besar karena porsinya yang cukup banyak. Harga dari popcorn juga bervariasi. Di dalam gedung pertunjukan mungkin harganya bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan ribu. Akan tetapi apabila kita menjualnya untuk kalangan anak sekolahan atau kuliahan, harga dapat ditekan hingga menjadi beberapa ribu rupiah saja.

Bahan utama jagung dari makanan ringan ini juga termasuk mudah untuk didapatkan sehingga tidak akan menyulitkan kita dalam proses pengolahan dan produksinya. Peralatan khusus yang dibutuhkan di antaranya adalah wajan teflon atau anti lengket yang digunakan untuk membuat popcorn.

Siapkan juga wadah kertas yang berwarna-warni agar terlihat menarik. Kita juga bisa menambahkan bungkus plastik agar popcorn semakin higienis serta menarik untuk dilihat. Usaha kuliner modal kecil ini bisa berhasil dan mendapat banyak keuntungan apabila kita mempromosikannya dengan baik dan disertai dengan kualitas yang sepadan dengan harganya.

Bisnis makanan ringan kriuk berikutnya adalah jamur crispy. Jamur yang digunakan dapat berupa jamur putih yang harganya hanya sekitar beberapa ribu rupiah per bungkusnya. Sesuai namanya, jamur crispy dimasak dengan cara digoreng sampai kering dan terasa crispy saat dimakan.

Camilan yang satu ini kerap ditemukan dijual di pinggir jalan menggunakan gerobak. Jamur crispy juga biasa ditambah aneka rasa mulai dari rasa pedas, asin, manis hingga perpaduan dua rasa berbeda.

Bahan dan Resep Membuat Jamur Crispy

Cara membuat jamur crispy juga terbilang mudah. Bahan-bahannya dapat kita peroleh di sekitar kita, mulai dari di warung tradisional hingga supermarket.

  1. Sediakan jamur putih, tepung bumbu, minyak untuk menggoreng, aneka bubuk perasa untuk jamur, serta wadah kertas untuk menampung jamur yang dibeli
  2. Potong-potong jamur terlebih dahulu menjadi potongan kecil lalu cuci bersih.
  3. Celupkan ke dalam campuran tepung bumbu dan air, lalu goreng hingga kering dan renyah
  4. Masukkan ke dalam wadah kertas, campurkan dengan bubuk perasa. Kocok-kocok agar semuanya tercampur merata
  5. Jamur crispy siap untuk dihidangkan pada pembeli.

Selain jamur crispy, bisnis makanan ringan kriuk lainnya yang tak kalah populer dan sering kita temukan adalah tela-tela. Camilan yang satu ini terbuat dari ketela.

Cara pembuatannya pun mudah dan hampir mirip dengan jamur crispy, bedanya adalah dalam proses penggorengannya tidak dibutuhkan tepung bumbu.

Ketela dipotong kecil-kecil, dicuci bersih, digoreng sampai matang lalu dicampur dengan bumbu perasa. Ketela mengandung karbohidrat tinggi sehingga rasa dari camilan ini akan cukup mengenyangkan perut.

Baca juga: 13 Ide Usaha Makanan Ringan Sederhana yang Pasti Laku!

Baca juga: Ini Dia Tips Usaha Kuliner yang Menjanjikan Pendapatan Tambahan, Tertarik?

Bisnis makanan ringan dengan rasa yang renyah dapat dikatakan sebagai usaha kuliner yang menjanjikan. Ini karena sebagian besar orang cenderung menyukai camilan yang rasanya renyah.

Harganya juga relatif murah sehingga terjangkau untuk pelajar dan mahasiswa. Makanan ringan lainnya yang dapat kita jadikan bisnis makanan ringan adalah emping jagung. Bahan utama yang dibutuhkan tentu adalah jagung. Emping jagung memiliki bentuk seperti keripik yang renyah dan memiliki cita rasa berbeda.

Emping jagung dimasak dengan cara digoreng. Kreasi emping bisa dilakukan agar rasa yang dihasilkan dapat bervariasi daripada emping jagung kebanyakan. Jenis keripik lain yang juga dapat kita jadikan bisnis makanan ringan unik ialah keripik tempe.

Bahan utamanya tentu saja adalah tempe kedelai yang dapat ditemukan dengan mudah di sekitar kita. Tempe diiris tipis-tipis lalu digoreng hingga kering. Kita juga bisa mencampurkan aneka rasa seperti halnya pada jamur crispy.

Makanan ringan yang satu ini terbilang mudah diolah, murah harganya dan tetap menyehatkan karena tempe kedelai mengandung gizi yang tinggi.

Jenis keripik lainnya yang dapat kita olah untuk kemudian dijual sebagai makanan ringan unik dan kriuk adalah keripik singkong. Bahan utamanya adalah singkong yang bisa didapat dengan mudah serta harganya murah.

Cara pembuatannya juga sederhana, di mana singkong diiris tipis-tipis lalu digoreng hingga kering. Tambahkan bumbu perasa agar citarasa makanan ringan ini semakin nendang. Bosan dengan keripik singkong?

Maka cobalah keripik pisang. Bisnis makanan ringan kriuk keripik pisang juga terbilang menguntungkan. Bahan utama yang dibutuhkan adalah pisang ambon.

Iris pisang tipis-tipis dan goreng hingga matang. Keripik pisang tidak perlu ditambah bumbu perasa, terutama apabila dalam proses penggorengannya kita menambahkan campuran bumbu penyedap dan air. Keripik pisang dapat dibungkus dengan wadah kertas atau plastik yang menarik.

Cara Promosi Bisnis Makanan Ringan

Bisnis makanan ringan unik tak terlepas dari promosi yang harus kita lakukan. Promosi bertujuan agar semakin banyak orang mengetahui bisnis kuliner kita dan tertarik untuk mencobanya.

  1. Cara promosi yang pertama adalah dengan memanfaatkan peristiwa yang mengundang keramaian. Sebagai contoh adalah berpartisipasi dalam bazaar, pasar malam, exhibiton dan lain sebagainya. Kita bisa mendirikan booth di sana agar produk yang dipasarkan dapat semakin laku terjual. Dengan cara ini kita juga bisa mempromosikan produk pada lebih banyak orang agar mereka dapat semakin mengenal makanan ringan yang kita jual. Mendirikan booth di bazaar memang membutuhkan biaya modal, akan tetapi biaya ini sepadan mengingat banyaknya pengunjung bazaar yang akan berpotensi menjadi pembeli atau pelanggan.
  2. Mempromosikan usaha juga bisa dilakukan dengan cara memberikan potongan harga alias diskon. Promo seperti ini akan dapat menarik minat pembeli karena harga yang harus dibayar akan menjadi lebih murah. Kita juga bisa memberlakukan ketentuan beli dua gratis satu untuk pembelian pertama.
  3. Buatlah selebaran dan sebarkan. Penyebaran selebaran ini terutama di kalangan yang menjadi target pasar kita. Apabila kita menjual makanan ringan dengan target pembeli anak kuliahan, maka sebarkan selebarannya di kampus. Demikian juga apabila kita memiliki target pembeli anak sekolahan, maka sebarkan selebaran di di kalangan anak sekolahan.
  4. Di zaman serba digital seperti ini, kita bisa melakukan promosi via internet. Lakukan promosi di group chat, media sosial hingga blog pribadi. Kita juga bisa memberlakukan promo khusus untuk pembelian online, misalnya gratis ongkir untuk pembelian minimal sekian bungkus.

Usaha kuliner yang menjanjikan ini bisa dijalani oleh siapa saja. Baik ibu rumah tangga, anak kuliahan hingga pegawai kantoran. Pembeli potensial pertama adalah keluarga, kerabat, teman-teman hingga rekan kerja.

Apabila bisnis telah berkembang menjadi semakin besar, bukan tidak mungkin usaha rumahan yang satu ini dapat menjaring tenaga kerja serta membuka lapangan pekerjaan. Modal awal yang dikeluarkan juga tidak perlu terlalu banyak. Dengan kerja keras serta ketekunan, usaha kuliner modal kecil juga dapat mendatangkan keuntungan yang besar.

Yang terpenting dari mendirikan usaha adalah jangan takut untuk mencoba. Banyak dari calon wiraswastawan yang sudah terlebih dahulu berpikir negatif sebelum mulai mendirikan usaha.

Kebanyakan dari mereka berpikir bagaimana jika bisnis tidak laku nantinya. Pemikiran negatif seperti ini tentu harus dihilangkan sebelum kita mencobanya. Tanamkan pikiran positif bahwa usaha akan berhasil selama diimbangi oleh kerja keras dan sikap pantang menyerah.

Jangan juga merasa malu ketika hendak mendirikan usaha. Tidak menutup kemungkinan usaha kuliner ringan dengan modal kecil ini justru bisa mendatangkan banyak keuntungan dan juga membuka lapangan pekerjaan.

Leave a Reply