Tarif Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

Jika saat ini Anda belum mendaftar menjadi anggota BPJS Kesehatan maka saatnya bagi Anda untuk segera mendaftarkan diri!

Karena saat ini pemerintah memberikan waktu tenggang untuk mendaftarkan diri kurang lebih 2 tahun dari sekarang atau sampai dengan tanggal 1 Januari 2019.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sekarang ini biaya untuk berobat dan rawat inap semakin hari semakin mahal.

Oleh karena itu tidak semua orang bisa pergi berobat. Tentunya semua orang pasti tidak berharap untuk sakit, menjalani rawat inap di rumah sakit, apalagi sampai sakit yang harus ditangani lewat operasi di rumah sakit.

Tentu saja tidak ada yang menginginkan seperti itu.

Sudah banyak sekali kejadian di mana ada orang sakit sampai harus membutuhkan biaya yang besar, bahkan keluarganya pun sampai berhutang dan menjual aset berharga yang mereka punya untuk membayar biaya pengobatan yang tinggi.

Karena itulah kita sudah harus menyiapkan jaminan kesehatan sedari dini terutama untuk keluarga kita tercinta sebagai salah satu bentuk investasi.

Persiapan ini tentunya untuk menghindari kemungkinan terburuk yang bisa datang menghampiri keluarga kita kapan saja.

gambar iuran BPJS Kesehatan

Pic Source: Pixabay.com

Iuran BPJS Kesehatan

Pada tahun kemarin terdapat beberapa perubahan kebijakan pemerintah untuk iuran BPJS Kesehatan melalui Perpres No 19 Tahun 2016.

Beberapa perubahan pada Jaminan BPJS Kesehatn yang dirangkum antara lain sebagai berikut:

  • Kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan yang berlaku efektif mulai bulan April 2016;
  • Untuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upan (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau Peserta Mandiri (Perorangan) dengan sistem Virtual Account (VA) akan ada perubahan untuk sistem pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
  • Batas keterlambatan iuran BPJS Kesehatan maksimal 1 bulan dengan batas waktu pembayaran iuran BPJS Kesehatan terhitung sejak tanggal 10 tiap bulannya. Jika lewat dari tanggal tersebut maka status penjaminan akan diberhentikan sementara waktu dan denda keterlambatan akan naik menjadi 2,5% dimana sebelumnya hanya 2%. Jumlah tertunggak maksimum 1 tahun (12 bulan) atau paling tinggi sebesar Rp. 30.000.

Baca juga: Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Baca juga: Menyiapkan Masa Depan Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Sistem Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan lewat Virtual Account (VA) dan Keuntungannya

Sejak tanggal 1 September 2016, peserta BPJS Kesehatan untuk kategori PBPU dan PB sekarang sudah busa membayar iuran BPJS Kesehatan untuk seluruh anggota keluarga yang sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga lewat satu kartu virtual account secara kolektif.

Transaksi lewat virtual account ini sangat menghemat waktu, biaya, dan sangat efektif jika melalui transfer bank yang bekerja sama dengan BPJS seperti bank BNI, BRI, BTN, & Mandiri maka tidak akan dikenakan biaya administrasi.

Pembayaran juga akan menjadi lebih heamt jika melakukan transaksi di tempat lainnya yang sudah bekerja sama dengan BPJS seperti Alfamart, Indomaret, JNE, Pegadaian dan Kantor Pos.

Jika sebelumnya Anda membayar biaya iuran BPJS Kesehatan per masing-masing anggota keluarga, namun dengan menggunakan virtual account maka pembayaran bisa dilakukan secara kolektif dan hanya dilakukan satu kali transaksi saja ynag dikenai biaya Rp. 2.500 per transaksi.

Namun saat ini ada cara yang lebih praktis lagi untuk membayar iuran BPJS Kesehatan yaitu dengan cara online lewat situs tokopedia.com.

Untuk meningkatkan layanan BPJS Kesehatan kepada masyarakat, maka Anda juga bisa mengakses BPKS Kesehatan lewat smartphone yang bisa Anda unduh via aplikasi BPJS Kesehatan lewat Google Play.

Aplikasi BPJS Kesehatan ini akan memudahkan Anda untuk mengecek informasi, tagihan mengenai BPJS, melakukan pendaftaran serta login ke aplikasi BPJS Kesehatan.

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan Online

Bagaimana caramendaftar BPJS secara online?

Caranya sangat sederhana dan mudah. Anda bisa mendaftarkan diri dengan mengunjungi alamat website resmi BPJS Kesehatan www.bpjs.kesehatan.go.id lalu lewat menu login BPJS, Anda akan melihat tutrotial bagaimana cara mendaftar BPJS Kesehatan online yang lengkap.

Baca juga: Cara Mudah Dapat Uang Dengan Gadai BPKB Motor

Tarif Iuran BPJS Kesehatan

Karean terdapat perubahan Perpres seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada perubahan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kategori PBPU dan PB dan untuk iuran bulanan kelas 1 dan 2.

Sedangkan iuran untuk kelas 3 tidak ada perubahan.

Lalu untuk kategori lainnya seperti penerima bantuan jaminan kesehatan dan peserta penerima upah tidak mengalami kenaikan iuran, masih tetap seperti Perpres sebelumnya No 111 Tahun 2013 tentang jaminan kesehatan, berikut besaran iuran BPJS Kesehatan untuk kategori jaminan kesehatan dan peserta penerima upah.

Dibawah ini adalah besaran kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kategori PBPU dan PB:

1) Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1 = Rp. 80.000

Saat BPJS Kesehatan baru dibuka pertama kalinya, tarif untuk kelas 1 hanya berkisar Rp. 59.500 namun setelah tanggal 1 April 2016, Bapak IR Joko Widodo selaku Presiden Republi Indonesia telah merestui kenaikan tarif BPJS Kesehatan untuk kelas 1 menjadi Rp. 80.000.

Kenaikan tarif ini sudah didasari oleh peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan perubahan Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.

Kelas 1 adalah kelas tertinggi untuk peserta BPJS Kesehatan sehingga fasiltas yang didapatkan peserta adalah yang terbaik dari rumah sakit dan lembaga kesehatan yang sudah bekerja sama dengan layanan BPJS.

Peserta BPJS Kelas 1 akan mendapatkan kamar kelas 1. Biasanya standar kamar kelas 1 tersedia 2 hingga 4 tempat tidur.

Peserta BPJS Kesehatan kelas 1 juga akan tetap bergabung dengan peserta BPJS Kesehatan kelas 1 lainnya.

2) Tarif BPJS Kesehatan Kelas 2 = Rp 51.000

Untuk kelas 2 juga terdapat kenaikan iuran bulanan. Tarif awal untuk BPJS Kesehatan kelas 2 dulunya sebesar Rp. 42.500 namun sekarang naik menjadi Rp. 51.000.

Kenaikan tarif ini sudah didasari oleh peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan perubahan Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.

Fasilitas untuk peserta BPJS Kesehatan Kelas 2 berada satu tingkat di abwah peserta BPJS Kesehatan kelas 1.

Untuk kelas 2 akan mendapatkan kamar kelas 2 dengan tempat tidur pasien berjumlah 3 hingga 5 buah dalam satu runagan.

Peserta BPJS Kesehatan kelas 2 juga bisa meminta kenaikan kelas untuk fasilitas kamar. Peserta juga harus membayar biaya tambahan untuk naik ke fasilitas kesehatan kelas 1.

3) Tarif BPJS Kesehatan Kelas 3 = Rp 25.500

Untuk kelas 3 terdapat perbedaan dengan 2 kelas sebelumnya karena tidak ada kenaikan.

Peserta BPJS Kesehatan kelas 3 harus membayar iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp. 25.500 perbilan.

Tidak ada kenaikan pada kelas 3 karena banyak masyarakat dengan golongan ekonomi rendah yang menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas 3.

Peserta BPJS Kesehatan kelas 3 akan mendapatkan fasilitas berupa kamar inap kelas 3 dengan 4 hingga 6 tempat tidur pada tiap ruangannya.

Semua fasilitas standar kelas 3 akan diterima oleh semua peserta. Namun peserat BPJS Kesehatan kelas 3 juga dapat meminta kenaikan fasilitas kesehatan dengan syarat membayar biaya tambahan.

Leave a Reply