Tips Investasi Emas Pegadaian Jangka Panjang

“Siapa yang akan menanam, maka Ia akan memanen.” Layaknya peribahasa tersebut merupakan ungkapan yang tepat untuk menggambarkan istilah Investasi. Singkatnya, investasi merupakan cara untuk mendapatkan suatu keuntungan pada masa yang akan datang. Tak jarang investasi juga disebut dengan penanaman modal.

Ada banyak sekali macam-macam investasi. Salah satunya yaitu investasi emas pegadaian. Emas merupakan logam mulia yang banyak digunakan untuk perhiasan. Tak hanya digunakan sebagai penghias saja, emas yang memiliki harga cukup berubah-ubah ini sering dijadikan sebagai investasi.

Sebelum Anda melakukan investasi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar keuntungan yang Anda peroleh dari investasi tersebut maksimal. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat akan melakukan investasi emas di Pegadaian.

Pic Source: Pixabay.com

Mengenal Jenis-jenis dan Karakter Emas

Emas merupakan salah satu benda yang masuk ke dalam kategori logam mulia. Emas memiliki tekstur yang sangat lunak sehingga harus dilebur menggunakan logam jenis tertentu agar menjadi sedikit keras.

Bagi Anda yang ingin memulai investasi Emas, sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis emas. Jenis emas dapat mempengaruhi harga sehingga berpengaruh pula pada keuntungan yang akan Anda peroleh nanti. Jenis emas biasanya dibedakan berdasarkan karat dan warnanya.

Emas Putih

Emas putih merupakan emas yang paling sering digunakan untuk perhiasan. Emas jenis ini memiliki bahan campuran logam lain. Untuk mendapatkan warna putih, emas akan dilebur bersama dengan nikel maupun palladium.

Karena dilebur dengan logam lainnya, tak jarang emas putih mengandung logam lainnya berupa zink, perak dan tembaga. Sama dengan emas lainnya, emas putih juga memiliki satuan karat. Satuan ini digunakan untuk mengukur kadar emas yang ada pada perhiasan. Biasanya, emas putih memiliki kadar karat sebanyak 18 karat.

Emas Kuning

Selain emas putih, Anda tentu mengenal emas dengan warna kuning. Emas dengan warna ini biasanya memiliki kadar emas yang cukup tinggi. Sehingga harganya sangat mahal. Untuk mendapatkan warna kuning, emas akan dicampur dengan perak murni.

Emas Merah

Emas untuk perhiasan biasanya memiliki warna yang cukup beragam. Emas yang memiliki warna murni yaitu kuning akan menghasilkan warna merah jika dicampur menggunakan logam tembaga.

Emas Hijau

Untuk mendapatkan warna hijau pada emas, emas akan dilebur menggunakan jenis logam tembaga, perak murni serta cadmium. Kandungan karat yang diberikan cukup bervariasi mulai dari 9 karat hingga 24 karat.

Emas Biru

Emas juga ada yang berwarna biru. Untuk mendapatkan warna biru pada emas, biasanya dicampur dengan jenis logam lainnya yaitu besi.

Emas Coklat

Emas yang memiliki warna coklat biasanya dicampur menggunakan palladium dan perak murni. Emas yang memiliki warna biasanya sering digunakan untuk perhiasan. Untuk mempercantik dari warnanya.

Selain dibedakan berdasarkan warnanya, Anda bisa membedakan jenis emas dari kandungan atau tingkat kemurnian suatu emas. Secara umum, emas dibedakan mulai dari 9 karat hingga 24 karat. Kandungan emas murni yang ada pada emas 9 karat sebanyak 37,5%. Kandungan pada emas 14 Karat sebanyak 58,5%. Emas 16 karat memiliki kandungan 66,6%.

Semakin besar karat maka semakin banyak kandungan emas murni pada perhiasan tersebut. Emas yang memiliki kandungan 18 Karat mengandung emas sebanyak 75% akan lebih banyak lagi kandungannya pada emas 20, 22 hingga 24 karat. Emas yang memiliki kandungan murni dan sedikit campuran logam lainnya yaitu emas 24 karat yang mengandung 99,99% emas murni.

Jenis Emas Berdasarkan Bentuk

Adapun untuk membedakan jenis-jenis emas, Anda bisa lihat dari bentuknya. Secara umum, emas dibagi menjadi dua yaitu emas perhiasan dan emas batangan.

Bagi Anda yang akan melakukan investasi emas pegadaian, perlu adanya mengetahui jenis-jenis emas dari bentuknya. Karena akan mempengaruhi harga dan tingkat keuntungan investasi.

Emas Perhiasan

Sesuai dengan namanya, emas perhiasan digunakan untuk perhiasan yang berupa cincin, kalung hingga gelang dan anting. Harga emas perhiasan juga berbeda-beda tergantung dengan karat dan warna emas.

Emas perhiasan biasanya tidak cocok digunakan untuk investasi jangka pendek. Harga emas yang terus berubah-ubah mengikuti perkembangan harga emas dunia. Emas perhiasan kurang cocok untuk dijadikan sebagai investasi dengan jangka pendek Karena keuntungan yang akan diperoleh cukup sedikit.

Emas Batangan

Selain emas perhiasan, Anda juga akan mengenal emas batangan. Emas batangan sangat cocok untuk digunakan investasi. Karena tingkat kemurnian emas yang hampir 100% sehingga memiliki harga jual yang sangat tinggi.

Sehingga bagi Anda yang ingin investasi emas pegadaian, pilihlah emas batangan sebagai bahan untuk investasi Anda.

Emas batangan dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu emas Antam yang memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan harga emas lainnya. Emas ini biasanya memiliki sertifikat resmi serta cap pada batangnya.

Selain emas Antam, terdapat pula emas London emas yang berasal dari luar negeri ini memiliki harga yang mahal namun masih di bawah emas Antam. Anda bisa membedakan emas ini dengan emas lainnya dari cap yang terdapat pada batangnya.

Emas juga dibedakan lagi menjadi emas lokal. Emas ini tidak memiliki cap perusahaan dan sertifikat sehingga harganya cukup murah.

Emas ini memiliki bentuk yang lonjong dan sedikit tidak beraturan. Sangat tidak disarankan untuk menggunakan emas ini sebagai investasi emas pegadaian. Karena keuntungan yang diperoleh akan sedikit.

Koin Emas

Selain berupa emas perhiasan, emas batangan, emas juga dibedakan berdasarkan bentuknya yang berupa koin. Koin emas biasanya digunakan sebagai tabungan untuk ongkos naik haji atau yang biasa disebut dengan ONH.

Harga emas yang naik turun bisa digunakan sebagai salah satu tabungan untuk naik haji. Tabungan ini juga dapat diwariskan.

Waktu Untuk Investasi Emas Pegadaian

Investasi emas pegadaian memang sangat menguntungkan. Karena selain memperoleh profit yang tinggi, investasi emas sangat mudah untuk dilakukan.

Jika Anda terus mengikuti harga emas, kenaikan yang terjadi setiap tahunnya cukup tinggi bahkan mencapai lebih dari 20%. Harga emas yang cenderung naik ini juga memiliki likuiditas tinggi sehingga akan lebih menguntungkan investasi emas dibandingkan dengan property.

Lalu, kapankah waktu yang tepat untuk investasi emas pegadaian? Waktu yang tepat untuk berinvestasi biasanya disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Misalnya, tujuan Anda ingin berinvestasi yaitu untuk naik haji. Untuk tujuan ini, Anda bisa memperkirakan waktu yang tepat dengan target Anda.

Baca juga: Berbagai Keuntungan dan Cara Investasi Emas yang Tepat

Baca juga: Mengenal Saham dan Cara Bermain Saham Untuk Pemula

Selain itu, emas merupakan benda yang sangat cocok digunakan untuk investasi dengan jangka menengah hingga panjang. Sehingga bagi Anda yang ingin melakukan investasi emas, Anda bisa menunggu emas tersebut selama satu hingga dua tahun.

Artinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan rentang waktu yang cukup lama.

Kenaikan harga emas yang cenderung naik inilah yang sering digunakan oleh investor untuk menanamkan modal berupa emas.

Semakin lama investasi, maka semakin besar keuntungan yang diperoleh. Bahkan pada jangka waktu 10 tahun, setidaknya Anda bisa mendapatkan keuntungan dari investasi emas pegadaian hingga 400%.

Cara Investasi Emas di Pegadaian

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk investasi emas di Pegadaian. Pegadaian merupakan suatu instansi resmi dari perusahaan negara. Untuk investasi emas pegadaian, Anda memiliki 5 cara yaitu mencicil, menitip, gadai emas, menabung hingga mengikuti arisa emas.

Mencicil berarti membayar dengan waktu pelunasan tertentu. Sama seperti membuat paspor online 2016, Anda bisa membayar cicilan tersebut secara online.

Anda juga bisa berinvestasi emas dengan cara mencicil di Pegadaian bisa dilakukan dengan cara mengunjungi kantor Pegadaian dan memilih jenis emas. Biasanya Anda harus membayar uang muka sebanyak 20 hingga 30% dari nilai emas. Setelah itu, Anda bisa menentukan jangka waktu yang diberikan untuk melunasi cicilan.

Selain dengan cara mencicil, Anda juga bisa melakukan investasi emas pegadaian dengan cara menitip. Salah satu kelebihan Pegadaian yaitu memiliki fasilitas jasa penitipan emas. Saat Anda menitipkan sesuatu, tentu harus membayar biaya penitipan.

Pegadaian memberikan biaya yang cukup murah yaitu 20.000 Rupiah untuk emas 100 Gram. Jika Anda memiliki emas seberat 1Kg, Anda harus membayar jasa penitipan Rp 200.000,- tiap bulannya.

Cara lain untuk berinvestasi di Pegadaian yaitu menabung. Menabung emas di Pegadaian berarti bahwa Anda membeli emas kemudian menitipkannya di Pegadaian.

Emas tersebut bisa dicairkan untuk diambil tabunganya. Investasi Emas Pegadaian saat ini bisa dilakukan dengan mudah dengan cara tabungan Emas. Tabungan ini memungkinkan Anda investasi minimal Rp 5.000 hingga Rp 10.000 untuk emas seberat 0,01 Gram.

Banyaknya tabungan tentu akan disesuaikan dengan harga emas pada saat itu. Sehingga sangat mudah untuk dilakukan. Begitu pula saat Anda akan mencairkan emas. Anda bisa mencairkannya dengan mengikuti harga emas pada saat tersebut.

Cara untuk investasi emas Pegadaian juga bisa dilakukan dengan cara menggadaikan emas. Menggadaikan emas yaitu Anda melakukan peminjaman di Pegadaian dengan cara menitipkan emas yang Anda miliki di Pegadaian. Peminjaman tersebut akan disesuaikan dengan harga emas yang Anda miliki.

Artinya, jika emas yang akan Anda gadaikan tembus dengan harga 1 Juta Rupiah, Anda akan mendapatkan pinjaman sebesar Rp 850.000,-.Seperti perpanjang passport online, investasi emas pegadaian dengan cara menggadaikan emas juga bisa diperpanjang.

Pegadaian juga memungkinkan Anda melakukan investasi emas Pegadaian dengan cara mengikuti arisan emas. Untuk mengikuti arisan emas, Anda bisa mengajukan permohonan di kantor Pegadaian. Anda bisa membentuk kelompok tersendiri dengan minimal jumlah orang yaitu 6 orang.

Arisan emas yang ditawarkan yaitu minimal seberat 1 gram. Arisan emas ini sangat cocok untuk Anda yang ingin investasi jangka panjang.

Namun, agar biaya bulanan tiap anggotanya dapat disesuaikan, Anda perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan anggota lain. Anda bisa memilih maksimal berat emas yang akan diundi tiap bulan.

Segala sesuatu tentu memiliki resiko tersendiri. Sama halnya jika Anda akan melakukan investasi emas Pegadaian. Untuk mengurangi adanya resiko, perlu adanya Anda memperhatikan beberapa hal di atas.

Mulai dari mengetahui karakteristik emas yang bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Anda bisa melihat dari warna, berat karat hingga jenis emas yang akan Anda gunakan untuk investasi.

Selain itu, Anda juga bisa memilih waktu yang tepat untuk melakukan investasi dengan cara melihat tujuan Anda melakukan investasi.

Investasi dilakukan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Dengan melakukan cara investasi yang tepat untuk tujuan dan waktu yang tepat, Anda bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan dari investasi emas Pegadaian.

Leave a Reply